Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi
- account_circle Harian NU
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi
TEMANGGUNG – Organisasi penulis Satupena Kabupaten Temanggung kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar virus literasi. Kali ini, Satupena menggelar agenda Mini Workshop kedua yang bertempat di MTs Ma’arif Nurul Huda, Keblukan, Kaloran, pada Kamis (15/1/2026).
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ahmad Nawawi, atau yang akrab disapa Awi Ahna. Beliau merupakan seorang guru di MA Muallimin Parakan sekaligus penulis produktif yang telah melahirkan berbagai karya populer seperti Langit Tak Selalu Cerah, Formula Rahasia Meracik Artikel SEO, Titik Nol, hingga kumpulan puisi Progo 9.
Dalam sesi workshop bertajuk “Curhat Jadi Karya: Seni Menghasilkan Cuan dan Kebahagiaan Dari Tulisan”, Awi Ahna menekankan bahwa menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan sebuah media penyembuhan diri.
”Menulis itu memiliki banyak manfaat luar biasa. Tidak hanya bisa menghasilkan ‘cuan’ atau materi, tapi juga menjadi obat stres, penambah imun, dan sarana untuk mengenali diri sendiri dengan lebih baik,” ujar Awi di hadapan para siswa.
Ia mengajak para siswa untuk mengubah kegalauan masa remaja menjadi karya yang produktif. Daripada hanya memendam kesedihan atau pusing menghadapi masalah, menuangkan perasaan ke dalam tulisan dianggap sebagai terapi jiwa yang menyehatkan.
Tak hanya berbagi teori, Awi juga memberikan bocoran (spill) mengenai berbagai platform digital yang bisa menjadi wadah bagi penulis pemula untuk mendapatkan penghasilan, seperti Mojok dan IDN Times untuk artikel, serta Storial.co dan KBM App untuk para penulis novel.
Acara yang dipandu oleh Ulul Azmi (Bendahara Satupena Temanggung) sebagai moderator ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Wiwik Hartati, selaku Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda yang juga menjabat sebagai Ketua Satupena Temanggung, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya.
”Kehadiran teman-teman Satupena hari ini sangat spesial karena bertepatan dengan pembukaan ekstrakurikuler (ekskul) literasi di madrasah kami. Kami ingin siswa tidak hanya gemar membaca, tapi juga terampil berkarya,” ungkap Wiwik.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak siswa yang mengaku tidak sabar untuk mempraktikkan ilmu yang didapat. Mereka termotivasi untuk menjadikan hobi menulis sebagai sumber penghasilan tambahan meskipun masih duduk di bangku sekolah.
Sebelum kegiatan berakhir, suasana semakin meriah dengan sesi kuis berhadiah buku karya Rizqie Al Hidayah, Sekretaris Satupena Temanggung. Sebelum membagikan hadiah, Rizqie menitipkan pesan motivasi yang mendalam bagi seluruh peserta.
”Apa yang kalian lakukan hari ini, akan menentukan siapa kalian di masa depan. Mulailah menulis sekarang,” tegasnya menutup acara.
- Penulis: Harian NU
