Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

SEMARANG — Era disrupsi digital yang bergerak begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Mahasiswa sebagai calon pendidik tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional jika ingin bertahan dan relevan di masa depan. Menanggapi tantangan besar ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancangkan Masa Depan Gemilang Melalui Karier di Dunia Pendidikan” di Audit 1 Kampus 1, Senin (18/5/2026).

Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Rektor INISNU Temanggung, memberikan sorotan tajam mengenai realitas yang harus dihadapi oleh para calon guru madrasah dan sekolah dasar saat ini.

Di hadapan ratusan mahasiswa yang memadati ruangan, Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa lanskap global saat ini dikendalikan oleh dinamika yang sangat kompleks. Mahasiswa dan calon guru wajib merespon tantangan nyata dari era VUCA atau Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity serta konsep yang lebih mutakhir, yakni era BANI alias Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible.

“Dunia pendidikan kita saat ini tidak hanya rapuh dan penuh ketidakpastian, tetapi juga sering kali tidak selaras secara linear dan sulit dipahami secara instan. Menghadapi era BANI dan VUCA, calon guru tidak boleh hanya menjadi pengajar yang biasa-biasa saja. Respons terbaik adalah dengan meningkatkan kapasitas diri secara radikal,” ujar Ibda dalam paparannya.

Ibda yang juga Wisudawan Terbaik Prodi S3 Pendidikan Dasar UNY 2024 itu menambahkan bahwa jika mahasiswa PGMI atau PGSD hanya puas dengan pemahaman teoretis normatif tanpa mau menyentuh aspek teknologi dan dinamika zaman, maka mereka akan tergilas oleh perkembangan peradaban digital.

Sebagai solusi konkret atas kegelisahan akademik tersebut, Hamidulloh Ibda memaparkan model mutakhir bertajuk “Prototipe Guru SD Profesional Era Digital”. Rumusan ini merupakan buah pemikiran mendalam yang diangkat langsung dari temuan disertasinya di Prodi S3 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2024 lalu.

Ibda menjelaskan bahwa guru SD/MI masa depan wajib menguasai Kompetensi Plus, sebuah formulasi komprehensif yang mengintegrasikan aspek regulasi nasional dengan tuntutan global. Kompetensi tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, 4 Kompetensi Inti Guru. Landasan utama seorang pendidik tetap berpijak pada amanat undang-undang yang meliputi kompetensi pedagogi (kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, kompetensi kepribadian, yaitu memiliki akhlak mulia, mantap, stabil, dan dewasa, kompetensi sosial, sebuah kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan komunitas sekolah dan masyarakat, dan kompetensi profesional, yaitu penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam.

Kedua, Kompetensi Digital Pedagogi (Digital Pedagogical Competence). Calon guru harus mampu mengemas proses pembelajaran berbasis digital secara taktis. Komponen ini melingkupi penguasaan terhadap Kebijakan Digital, Kurikulum Digital, Perencanaan Digital, Pembelajaran Digital, Penilaian Digital, hingga Inovasi Digital.

Ketiga, Kompetensi Digital Masa Kini. “Guru tidak hanya sekadar bisa menggunakan gawai, melainkan wajib memiliki pemahaman holistik,” kata Ibda. Hal itu mencakup pengetahuan digital (Digital Knowledge), budaya digital (Digital Culture), keamanan digital (Digital Safety), dan etika digital (Digital Ethics).

Keempat, Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Sebuah kerangka kerja yang memadukan tiga komponen pengetahuan krusial secara beririsan, yaitu Pengetahuan Teknologi (Technological Knowledge – TK), Pengetahuan Pedagogi (Pedagogical Knowledge – PK), dan Pengetahuan Konten/Materi (Content Knowledge – CK). “Guru masa depan wajib tahu bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengajarkan konten tertentu dengan cara yang efektif dan interaktif,” kata dia.

Kelima, ICT Competency Framework for Teachers (ICT CFT) Version 3. Ini mengadopsi standar internasional, guru madrasah/SD era digital harus menyelaraskan diri dengan enam poin dalam kerangka kerja TIK, yaitu: Understanding ICT in Education (Memahami TIK dalam Pendidikan), Curriculum and Assessment (Kurikulum dan Penilaian), Pedagogy (Pedagogi), ICT (Aplikasi Teknis TIK), Organization and Professional Learning (Organisasi dan Pembelajaran Profesional), dan Teacher Professional Learning (Pembelajaran Profesional Guru)

Seminar yang dipandu oleh Ni’matul Hamidah sebagai moderator ini juga menghadirkan Ilining Uswatuun K., S.Pd., sebagai pemateri kedua untuk memberikan perspektif praktis di lapangan.

Melalui kegiatan ini, HMJ PGMI UIN Walisongo berharap para peserta tidak sekadar pulang membawa e-sertifikat atau fasilitas seminar, melainkan membawa bekal pola pikir baru. Turut hadir Wakil Dekan III FTIK Dr. H. Karnadi, M.Pd., Kajur PGMI Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I., dan ratusan peserta dari UIN Walisongo, UNWAHAS, UIN Salatiga, UPGRIS, dan tamu undangan.

Dengan penguasaan konsep “Kompetensi Plus” temuan Dr. Hamidulloh Ibda, para calon guru diharapkan tidak lagi cemas menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Sebaliknya, mereka akan menjadi agen perubahan yang siap merancang masa depan pendidikan dasar yang gemilang di Indonesia. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎MTs Ma'arif Nurul Huda Kaloran Pungkasi Pesantren Kilat dengan Baca Puisi

    ‎MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Pungkasi Pesantren Kilat dengan Baca Puisi

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 99
    • 0Komentar

    ‎Temanggung – Penyair senja Roso Titi Sarkoro membacakan sejumlah sajak bertema Ramadan pada acara penutupan Pesantren Kilat MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Temanggung, Sabtu (14/3/2026). Puisi-puisi yang dibacakan seluruhnya mengangkat nuansa spiritual dan refleksi keagamaan yang selaras dengan suasana bulan suci Ramadan. ‎ ‎Kegiatan yang digelar di musala madrasah tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa religius […]

  • Ekspo UMKM dan Bazar Buku Ramaikan Porsema 2025 di Wonosobo

    Ekspo UMKM dan Bazar Buku Ramaikan Porsema 2025 di Wonosobo

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Wonosobo – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII PWNU Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, seni, pertunjukan Seni Warok Lengger dan Tari Topeng, Porsema Bersholawat, tetapi juga diramaikan dengan ekspo dan bazar yang berpusat di Alun-Alun Wonosobo. Tahun ini, Porsema XIII diikuti oleh 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari […]

  • Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Harian NU
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Maarif menggelar kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi dan Asesmen Calon Asesor (ACA) LSP P2 Maarif NU Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut dilaksanakan pada 1-5 November di Hotel Muria Semarang. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Sekretrais PWNU Jawa Tengah KH Fathurrohman, […]

  • NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kabupaten Pati Siap Tanggap Darurat Bencana

    NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kabupaten Pati Siap Tanggap Darurat Bencana

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kabupaten Pati menyatakan kesiapan penuh dalam merespons dan menangani kondisi darurat bencana di wilayah Kabupaten Pati. Kesiapan tersebut ditandai dengan digelarnya pertemuan koordinasi pada Jum’at, 16 Januari 2026, bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Pati. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai unsur Badan Otonom (Banom) dan Lembaga di lingkungan PCNU […]

  • SMK NU Banat Kudus Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    SMK NU Banat Kudus Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Hariannu.com- Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Kongres Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH. Cholil Yahya Staquf. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri […]

  • FKPT Jawa Tengah Siap Lakukan Riset IRT dan IPR

    FKPT Jawa Tengah Siap Lakukan Riset IRT dan IPR

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 289
    • 0Komentar

      Hariannu.com Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah siap melaksanakan riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR) pada tahun 2025. Riset ini akan dilakukan di 15 kabupaten/kota untuk IRT dan 10 kabupaten/kota untuk IPR dengan total responden mencapai 600 orang. “Setiap enumerator akan menghimpun data dari 20 hingga 40 […]

expand_less