Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

SEMARANG — Era disrupsi digital yang bergerak begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Mahasiswa sebagai calon pendidik tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional jika ingin bertahan dan relevan di masa depan. Menanggapi tantangan besar ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancangkan Masa Depan Gemilang Melalui Karier di Dunia Pendidikan” di Audit 1 Kampus 1, Senin (18/5/2026).

Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Rektor INISNU Temanggung, memberikan sorotan tajam mengenai realitas yang harus dihadapi oleh para calon guru madrasah dan sekolah dasar saat ini.

Di hadapan ratusan mahasiswa yang memadati ruangan, Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa lanskap global saat ini dikendalikan oleh dinamika yang sangat kompleks. Mahasiswa dan calon guru wajib merespon tantangan nyata dari era VUCA atau Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity serta konsep yang lebih mutakhir, yakni era BANI alias Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible.

“Dunia pendidikan kita saat ini tidak hanya rapuh dan penuh ketidakpastian, tetapi juga sering kali tidak selaras secara linear dan sulit dipahami secara instan. Menghadapi era BANI dan VUCA, calon guru tidak boleh hanya menjadi pengajar yang biasa-biasa saja. Respons terbaik adalah dengan meningkatkan kapasitas diri secara radikal,” ujar Ibda dalam paparannya.

Ibda yang juga Wisudawan Terbaik Prodi S3 Pendidikan Dasar UNY 2024 itu menambahkan bahwa jika mahasiswa PGMI atau PGSD hanya puas dengan pemahaman teoretis normatif tanpa mau menyentuh aspek teknologi dan dinamika zaman, maka mereka akan tergilas oleh perkembangan peradaban digital.

Sebagai solusi konkret atas kegelisahan akademik tersebut, Hamidulloh Ibda memaparkan model mutakhir bertajuk “Prototipe Guru SD Profesional Era Digital”. Rumusan ini merupakan buah pemikiran mendalam yang diangkat langsung dari temuan disertasinya di Prodi S3 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2024 lalu.

Ibda menjelaskan bahwa guru SD/MI masa depan wajib menguasai Kompetensi Plus, sebuah formulasi komprehensif yang mengintegrasikan aspek regulasi nasional dengan tuntutan global. Kompetensi tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, 4 Kompetensi Inti Guru. Landasan utama seorang pendidik tetap berpijak pada amanat undang-undang yang meliputi kompetensi pedagogi (kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, kompetensi kepribadian, yaitu memiliki akhlak mulia, mantap, stabil, dan dewasa, kompetensi sosial, sebuah kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan komunitas sekolah dan masyarakat, dan kompetensi profesional, yaitu penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam.

Kedua, Kompetensi Digital Pedagogi (Digital Pedagogical Competence). Calon guru harus mampu mengemas proses pembelajaran berbasis digital secara taktis. Komponen ini melingkupi penguasaan terhadap Kebijakan Digital, Kurikulum Digital, Perencanaan Digital, Pembelajaran Digital, Penilaian Digital, hingga Inovasi Digital.

Ketiga, Kompetensi Digital Masa Kini. “Guru tidak hanya sekadar bisa menggunakan gawai, melainkan wajib memiliki pemahaman holistik,” kata Ibda. Hal itu mencakup pengetahuan digital (Digital Knowledge), budaya digital (Digital Culture), keamanan digital (Digital Safety), dan etika digital (Digital Ethics).

Keempat, Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Sebuah kerangka kerja yang memadukan tiga komponen pengetahuan krusial secara beririsan, yaitu Pengetahuan Teknologi (Technological Knowledge – TK), Pengetahuan Pedagogi (Pedagogical Knowledge – PK), dan Pengetahuan Konten/Materi (Content Knowledge – CK). “Guru masa depan wajib tahu bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengajarkan konten tertentu dengan cara yang efektif dan interaktif,” kata dia.

Kelima, ICT Competency Framework for Teachers (ICT CFT) Version 3. Ini mengadopsi standar internasional, guru madrasah/SD era digital harus menyelaraskan diri dengan enam poin dalam kerangka kerja TIK, yaitu: Understanding ICT in Education (Memahami TIK dalam Pendidikan), Curriculum and Assessment (Kurikulum dan Penilaian), Pedagogy (Pedagogi), ICT (Aplikasi Teknis TIK), Organization and Professional Learning (Organisasi dan Pembelajaran Profesional), dan Teacher Professional Learning (Pembelajaran Profesional Guru)

Seminar yang dipandu oleh Ni’matul Hamidah sebagai moderator ini juga menghadirkan Ilining Uswatuun K., S.Pd., sebagai pemateri kedua untuk memberikan perspektif praktis di lapangan.

Melalui kegiatan ini, HMJ PGMI UIN Walisongo berharap para peserta tidak sekadar pulang membawa e-sertifikat atau fasilitas seminar, melainkan membawa bekal pola pikir baru. Turut hadir Wakil Dekan III FTIK Dr. H. Karnadi, M.Pd., Kajur PGMI Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I., dan ratusan peserta dari UIN Walisongo, UNWAHAS, UIN Salatiga, UPGRIS, dan tamu undangan.

Dengan penguasaan konsep “Kompetensi Plus” temuan Dr. Hamidulloh Ibda, para calon guru diharapkan tidak lagi cemas menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Sebaliknya, mereka akan menjadi agen perubahan yang siap merancang masa depan pendidikan dasar yang gemilang di Indonesia. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

    Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 376
    • 0Komentar

      Pekalongan – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan Bidang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyelenggarakan Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) selama dua hari, Selasa–Rabu (6–7/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dan diikuti oleh 105 guru MI di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan. Pelatihan ini […]

  • Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 567
    • 0Komentar

      hariannu – PCNU Pati menggelar Rapat Pleno I pada Ahad (13/7) pagi. Kegiatan wajib ini dilaksanakan di Gedung SMK NU Pati, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. KH. Minanurrahman, Rois Syuriyah PCNU Pati, dalam pengangarahannya menegaskan bahwa, konsen NU Pati adalah menjaga ukhuwah. Kalaupun terjun ke politik, lanjut dia, yang musti dipegang oleh pengurus NU adalah […]

  • Asesmen Lapangan S1 PAI INISNU Temanggung Dimulai, Asesor LAMDIK Tekankan Budaya Mutu

    Asesmen Lapangan S1 PAI INISNU Temanggung Dimulai, Asesor LAMDIK Tekankan Budaya Mutu

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 128
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi memulai Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, pada Jumat (17/7/2026) di ruang rapat BPP INISNU Temanggung. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juli 2026, menjadi momentum penting bagi institusi untuk menunjukkan komitmen dalam membangun budaya mutu […]

  • Sakoma NU Rembang Buat Badan Kerja

    Sakoma NU Rembang Buat Badan Kerja

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Rembang – Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakoma NU) Cabang Rembang menggelar acara pembentukan badan kerja pada Sabtu, 22 Februari 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan penting dalam pengembangan Sakoma NU di Kabupaten Rembang. Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten […]

  • INISNU Datangkan Pakar Riset dan Inovasi dari BRIN dan Bapperida

    INISNU Datangkan Pakar Riset dan Inovasi dari BRIN dan Bapperida

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 390
    • 0Komentar

      Hariannu.com. Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar kegiatan bertajuk Workshop Peningkatan Kapasitas SDM INISNU Dalam Bidang Riset dan Inovasi INISNU dan AKPER yang menghadirkan para pakar riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (6/11/2025) di Aula INISNU Temanggung. Hadir sebagai narasumber Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Iptek BRIN Edy […]

  • Ziarah dan Doa Bersama Awali Rangkaian Porseama XIII di Wonosobo

    Ziarah dan Doa Bersama Awali Rangkaian Porseama XIII di Wonosobo

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 403
    • 0Komentar

      Hariannu.com- Wonosobo – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, panitia penyelenggara bersama pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama pada Selasa (9/9/2025) di Wonosobo. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para ulama dan tokoh pendidik NU […]

expand_less