Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » PCNU Pati Siap Tampung dan Dampingi Santri Korban Kekerasan Seksual

PCNU Pati Siap Tampung dan Dampingi Santri Korban Kekerasan Seksual

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

 

PCNU Pati – PCNU Kabupaten Pati mengawal kasus dugaan kekerasan seksual di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Mereka pun siap menampung dan mendampingi para korban.

Jajaran pengurus PCNU Pati, RMI NU Pati, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati, GP Ansor Pati, Fatayat NU dan pengurus PCNU lainnya mendatangi Markas Polresta Pati, Senin (4/5/2026) sore. Mereka menayakan perkembangan kasus ini.

”Kita komitmen bersama, bahwa apapun namanya itu adalah tindakan yang memalukan dan keji. kita ikut mengawal para korban agar ada kepastian hukum,” ujar Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim.

Selain mengawal kasus, PCNU Pati dan jajarannya juga ikut memikirkan nasib para santri yang ada di sana. Pasalnya, ponpes tersebut sudah ditutup sementara waktu dan ini masih proses pengawasan.

”Jangan sampai santri tidak punya kesempatan untuk pendidikan. Yang terpenting kita minta Polresta untuk segera melakukan tindakan hukum yang menjadi tersangka agar segera penahan. Sehingga ketika ada penahanan ada,” tutur dia.

Ia mengaku PBNU ikut mengawal kasus ini. Pihaknya pun meminta korban untuk tidak takut untuk memberikan keterangan. Maka dari itu, dari itu pihaknya siap mendampingi korban.

Ketua RMI Pati, KH M Liwa’udin menambahkan bahwa ponpes tersebut tidak di bawah RMI Kabupaten Pati.

”Ponpes itu tidak di bawah RMI dan kami membangun jaringan PBNU sudah berkoordinasi dengan Kemenag Pusat, Wilayah, dan daerah. InsyaAllah satu-dua hari ini insyaallah ada penutupan daftar oprasional pondok,” kata dia.

Ia pun meminta tersangka yang berinisial A tersebut secepatnya ditahan. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PBNU untuk menangani kasus yang menggegerkan dunia pesantren ini.

”Melalui RMI membuka seluas-luasnya (laporan). kami ingin pesantren di Pati menjadi pesantren yang ramah anak dan bersih dari itu. Korban silahkan melaporkan ke RMI,” ungkap dia.

Saat ini, santri-santri sudah dijemput orang tuanya. Sementara sebanyak santri 7 anak yang yatim piatu sudah dijemput keluarganya. PCNU Pati pun siap menyediakan pesantren kepada mereka apabila distribusi ke saudara mereka belum terpenuhi.

”Kita tadi ketemu ketua yayasan semua sudah dipulangkan dan tidak ada kendala. Tadi siang pondok sudah tekunci,” kata dia.

Pengasuh Ponpes Al-Akrom: KH. Moh. Imam Al-Mukromin, menambahkan pihaknya bekerja sama dengan RMI dan PCNU Pati untuk menampung santri yang terlantar. Ia siap memberikan beasiswa kepada para santri.

”Yang terlantar kami siap. Anak-anak banyak yang anak yatim. Siap digratiskan,” tandas dia.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Jateng Buka Resepsi Puncak Rangkaian Hari Santri 2025 di Semarang

    PWNU Jateng Buka Resepsi Puncak Rangkaian Hari Santri 2025 di Semarang

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Hariannu.com SEMARANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menjadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat prestasi, bukan sekadar euforia perayaan. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan rangkaian puncak Hari Santri 2025 PWNU Jateng di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (23/10/2025). […]

  • RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA

    RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 54
    • 0Komentar

      ​PATI – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Pati menggelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Ahad (6/9/2026). Forum ini diselenggarakan sebagai langkah konsolidasi para pengasuh pondok pesantren dalam merespons dinamika zaman tanpa merusak akar tradisi keilmuan. ​Mengusung tema “Terciptanya Pesantren Yang Ramah, Nyaman, […]

  • MA Salafiyah Kajen Pati Ajak Siswa Praktik Hisab dan Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    MA Salafiyah Kajen Pati Ajak Siswa Praktik Hisab dan Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Harian NU
    • visibility 2
    • 0Komentar

    hariannu.com – Memperdalam ilmu falak tidak cukup hanya melalui pembelajaran teori di ruang kelas. Guna memberikan pengalaman praktis, puluhan siswa kelas XII MA Salafiyah Kajen, Pati, Konsentrasi Kitab, diajak belajar langsung di Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang, Ahad (11/10/2026). ​Kunjungan edukatif ini menjadi sarana bagi para siswa untuk mempraktikkan ilmu […]

  • Lautan Santri Warnai Jalan Sehat NU Jateng 2025, 25 Ribu Peserta Tumpah Ruah di Bergas Semarang

    Lautan Santri Warnai Jalan Sehat NU Jateng 2025, 25 Ribu Peserta Tumpah Ruah di Bergas Semarang

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 392
    • 0Komentar

      Hariannu.com Semarang — Semangat kebersamaan dan nuansa hijau khas Nahdlatul Ulama (NU) menyelimuti Stadion Pandanaran, Wujil Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025, salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Santri yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Sedikitnya 25 ribu peserta ikut […]

  • Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Perwakilan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyambut baik peresmian Fakultas Syariah Institut Pesantren Matholi’ul Falah (IPMAFA) Pati yang dirangkai menjadi satu dengan Seminar Nasional di Auditorium II IPMAFA, Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso, Selasa (28/7/2026). Kehadiran fakultas baru dinilai menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dan KH. A. Nawawi Cholil dalam NgAllah Suluk Maleman “Kita, Agama, Kuasa” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (23/5).

    Suluk Maleman, Menyoal Kita, Agama dan Kuasa

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini. Persoalan itu menjadi bahasan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (23/5) malam. Anis Sholeh Ba’asyin menyebut kasus dugaan pelecehan santriwati di Pati […]

expand_less