Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Pemkab Temanggung Serahkan Bantuan Modal Usaha pada Eks Anggota JI

Pemkab Temanggung Serahkan Bantuan Modal Usaha pada Eks Anggota JI

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Hariannu.com-Temanggung – Dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, sebanyak sepuluh eks anggota Jemaah Islamiyah (JI) Wilayah Kabupaten Temanggung melakukan Deklarasi Kembali Ke Pangkuan NKRI, Minggu (1/6/2025) di Pendopo Pengayoman Temanggung.

Deklarasi tersebut dilakukan di awal acara sebelum Diskusi Publik bertajuk “Temanggung Untuk Semua: Di Bawah Naungan Pancasila, Dari Temanggung untuk Indonesia”. Deklarasi dipimpin oleh perwakilan Jemaah Islamiyah (JI) Temanggung Tatak Lusiantoro. “Alhamdulillah di hari yang besar, yaitu Hari Lahir Pancasila, kami perwakilan dari eks Jemaah Islamiyah Temanggung, ingin membacakan sikap kami di hadapan bapak-bapak sekalian,” Tatak Lusiantoro sebelum membaca naskah deklarasi.

“Dengan memohon rahmat Allah Swt, dan dengan penuh kesadaran lahir dan batin, kami yang pernah menjadi bagian dari Jemaah Islamiyah atau JI wilayah Temanggung, menyatakan sikap dan komitmen kami untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya dalam deklarasi.
Langkah ini kami ambil bukan karena paksaan, lanjut dia, bukan pula karena tekanan, tapi semata-mata karena panggilan hati nurani, dan kembali kepada fitrah Islam yang Rahmatan lil ‘alamin yang membawa kasih sayang, persaudaraan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Maka pada momentum yang mulia ini, dalam suasana persaudaraan, dan penghormatan kepada negara, dan sesama anak bangsa, kami menyatakan: 1. Kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai rumah bersama yang sah dan wajib dijaga bersama. 2. Setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi yang sah di negara ini. 3. Siap memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menjauhi sikap ekslusif dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang. 4. Menolak sebagai bentuk kekerasan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, dan nilai-nilai kebangsaan. 5. Tidak akan terlibat lagi dalam segala bentuk aktivitas yang akan memecah belah anak bangsa, atau melemahkan kekuatan bernegara. 6. Siap bekerjasama, dan terlibat aktif dalam program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Usai deklarasi, secara simbolis Bupati Temanggung Agus Setyawan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 30 juta untuk sepuluh eks anggota JI tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Temanggung menegaskan bagwa Pancasila bukan dokumen historis, atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. “Maka dari itu, sebagai anak bangsa, kita harus terus belajar, dan menghayati bahwa perbedaan tersebut bukan untuk membawa perpecahan, namun mengokohkan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia,” katanya.

Selain Bupati Temanggung, hadir Ketua DPRD Temanggung, Dandim 0706/Temanggung, Kapolres Temanggung, jajaran Forkopimda Kabupaten Temanggung, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, dan ratusan peserta Diskusi Publik.
Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda siap berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Temanggung untuk melakukan edukasi dan pembinaan kepada eks JI yang sudah melakukan deklarasi tersebut. “FKPT Jateng sebagai tangan panjang BNPT RI di daerah, tentu siap mendukung tugas kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi. Dengan adanya deklarasi ini, semoga bisa membuat Kabupaten Temanggung semakin adem, dan seratus persen NKRI,” tutur Ibda.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Publik yang dimoderatori dosen Inisnu Temanggung yang juga Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda dengan narasumber Direktur Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi, Pengasuh Ponpes Al Falah Wonosobo M. Ulil Al-Bab Djalaludin. (*).

  • Penulis: Harian NU

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguatkan Suara Keadilan: Advokasi Non Litigasi melalui Media Sosial

    Menguatkan Suara Keadilan: Advokasi Non Litigasi melalui Media Sosial

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 107
    • 0Komentar

      Hariannu.com. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) mengadakan Kelas Advokasi Non Litigasi yang bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama tiga hari, Rabu, Jumat dan Sabtu (5,7,8/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta ini menghadirkan lima narasumber yang punya pengalaman di bidangnya. Salah satu materi pada acara […]

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, M.Pd., […]

  • SAKO Pramuka Pandu Ma'arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 109
    • 0Komentar

      Kota Semarang – Malam hari di bawah langit mendung Bumi Perkemahan Candra Birawa Kwartir Daerah Jawa Tengah, terdengar dengan lantang ketua sangga putra kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara memimpin penyajian yel-yel. Mereka memasuki kawasan bumi perkemahan dengan semangat dan penuh energi. Gerimis tidak mampu mematahkan semangat para peserta kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan, […]

  • Upacara Pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma'arif Jawa Tengah Tahun 2025

    Upacara Pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma’arif Jawa Tengah Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 66
    • 0Komentar

      SAKOMANU – Pada hari Senin, 15 Desember 2025 telah berlangsung dengan hikmat upacara pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma’arif Jawa Tengah Tahun 2025. Kegiatan dibuka oleh Ketua PBNU Jawa Tengah, Kakak KH. Abdul Ghaffar Rozin, M.Ed. (Gus Rozin), selaku pembina upacara pembukaan. Dalam sambutannya, Gus Rozin menyampaikan harapan besar kepada para […]

  • Prioritas Madrasah Keluarga Maslahah jadi Bahasan Raker NU Temanggung

    Prioritas Madrasah Keluarga Maslahah jadi Bahasan Raker NU Temanggung

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Temanggung – Setelah resmi dilantik oleh PCNU Temanggung, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU) Temanggung, Selasa 27 Mei 2025 menggelar Raker dan Silaturahmi Pengurus di RM Kampung Sawah Temanggung. Pasca pelantikan di awal Mei 2025, kegiatan ini merupakan temu perdana semua pengurus yang dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Temanggung KH M Nurul Yaqin. Dalam sambutannya, […]

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 32
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

expand_less