Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Sepakat Perkuat Diplomasi Pendidikan

PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Sepakat Perkuat Diplomasi Pendidikan

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Semarang – Penguatan kerja sama pendidikan menjadi titik temu dalam pertemuan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Semarang, Kamis (23/7/2026). Kedua pihak sepakat memperluas kolaborasi melalui pengembangan pembelajaran Bahasa Mandarin, pertukaran akademik, pemberian beasiswa, hingga kemudahan layanan visa bagi kalangan pendidikan.

Di balik agenda tersebut, terselip pesan yang lebih luas. Konjen Tiongkok menilai hubungan Indonesia dan Tiongkok yang terbangun selama ini tidak dapat dipisahkan dari kontribusi Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam membangun dialog, menjaga perdamaian, dan memperjuangkan kesetaraan bagi warga keturunan Tionghoa di Indonesia.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gus Dur. Beliau telah menjaga hubungan persahabatan Indonesia dan Tiongkok, memperjuangkan hak-hak masyarakat keturunan Tionghoa, dan menunjukkan bahwa kemanusiaan harus menjadi dasar dalam membangun hubungan antarbangsa,” ujarnya.

Konjen Tiongkok juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin yang dinilai mampu menjaga kesinambungan kerja sama pendidikan dengan berbagai institusi di Tiongkok.

Menurut Konjen Tiongkok, meningkatnya minat masyarakat Indonesia mempelajari Bahasa Mandarin menjadi tantangan sekaligus peluang. Karena itu, pihaknya menyatakan kesiapan untuk membantu menghadirkan tenaga pengajar langsung dari Tiongkok.

Selain dukungan pengajar, Konsulat juga membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk mengakses pendidikan tinggi di Tiongkok melalui berbagai program beasiswa. Pelayanan visa bagi kegiatan pendidikan juga dipastikan akan mendapat dukungan dari pihak Konsulat.

“Jika ada kebutuhan berkaitan dengan visa untuk kepentingan pendidikan, kami siap membantu proses fasilitasinya sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Konjen Tiongkok turut mendorong semakin banyak rektor, kepala sekolah, serta pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah melakukan kunjungan akademik ke Tiongkok guna membangun kerja sama yang lebih konkret.

Sebagai tindak lanjut, pihak Konjen Tiongkok berencana kembali mengundang jajaran PWNU Jawa Tengah sebelum akhir tahun ini untuk membahas realisasi sejumlah program yang telah disepakati.

Sementara itu, Gus Rozin mengatakan bahwa hubungan internasional yang dibangun PWNU Jawa Tengah tidak semata-mata diarahkan pada perluasan jaringan kelembagaan, melainkan sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana diajarkan Gus Dur.

“Kami ingin melanjutkan warisan Gus Dur. Hubungan dengan negara lain harus dibangun di atas nilai perdamaian, saling menghormati, dan kemanfaatan bersama. Pendidikan menjadi jalan yang paling tepat untuk mewujudkan cita-cita itu,” kata Gus Rozin.

Ia menilai penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perkembangan dunia. Oleh karena itu, PWNU Jawa Tengah menyambut baik rencana penyediaan tenaga pengajar Bahasa Mandarin dari Tiongkok.

Selain itu, PWNU Jawa Tengah juga berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia memperoleh kesempatan belajar di universitas-universitas Tiongkok melalui jalur beasiswa, sekaligus mempermudah mobilitas akademisi Indonesia melalui dukungan layanan visa.

Menurut Gus Rozin, pihaknya juga tengah menyiapkan program kunjungan bagi rektor, kepala sekolah, dosen, dan pengasuh pondok pesantren ke Tiongkok untuk memperluas jejaring pendidikan dan memperkuat kolaborasi antarlembaga.

Pertemuan tersebut menandai upaya memperluas hubungan Indonesia dan Tiongkok melalui jalur pendidikan dan masyarakat.

Bagi kedua pihak, investasi di bidang pendidikan dipandang sebagai langkah jangka panjang untuk membangun saling pengertian, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkokoh hubungan persahabatan kedua negara.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Inovasi Guru, LP Ma'arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Harian NU
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024). “LP Ma’arif Jateng […]

  • Perkuat Gerakan Literasi, Ma’arif NU Jateng Gandeng Harian NU

    Perkuat Gerakan Literasi, Ma’arif NU Jateng Gandeng Harian NU

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 463
    • 0Komentar

    HarianNU. Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Publikasi Media sekaligus melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan 14 media online. Kegiatan itu berlangsung di kantor LP Ma’arif NU PWNU Jalan Majapahit Nomor 70 Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (8/1/2025). Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus […]

  • Hebat, Siswa MI Mambaul Ulum Grogolan Dukuhseti Sabet Juara 1 Lari Jarak Jauh

    Hebat, Siswa MI Mambaul Ulum Grogolan Dukuhseti Sabet Juara 1 Lari Jarak Jauh

    • calendar_month Ming, 12 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Hariannu, Jateng – Kabar menggembirakan datang dari even Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Jawa Tengah. Pasalnya, salah satu atlet dari Kabupaten yakni Pati Muhammad Andrean Saputra (12) torehkan prestasi dari cabor lari jarak jauh.  Andrean merupakan pelajar kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mambaul Ulum, Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti. Ia berhasil meraih juara l lari […]

  • LP Maarif PCNU Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Pendidikan Dasar

    LP Maarif PCNU Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Pendidikan Dasar

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 416
    • 0Komentar

      Harianu.com.Kabupaten Magelang – Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU PCNU Kabupaten Magelang saat ini baru mengadakan pelatihan koding dan Artificial Intelligence (AI) bagi wakil guru SD se-Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang berlangsung mulai Senin,28 Juli sd Jumat,1 Agustus 2025 ini diikuti oleh 66 […]

  • Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 346
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Kabar membanggakan datang dari Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung resmi meraih Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). ‎ ‎Capaian prestisius ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor: 96/SK/LAMDIK/Ak/S/I/2026 pada Sabtu 31 Januari 2026, yang menegaskan […]

  • RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA

    RMI PCNU Pati Gelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di IPMAFA

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 16
    • 0Komentar

      ​PATI – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Pati menggelar Halaqoh Pengasuh Pesantren di Kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati pada Ahad (6/9/2026). Forum ini diselenggarakan sebagai langkah konsolidasi para pengasuh pondok pesantren dalam merespons dinamika zaman tanpa merusak akar tradisi keilmuan. ​Mengusung tema “Terciptanya Pesantren Yang Ramah, Nyaman, […]

expand_less