Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

Rektor Inisnu Sebut Guru MI/SD Profesional Wajib Kuasai Kompetensi Plus

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

SEMARANG — Era disrupsi digital yang bergerak begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Mahasiswa sebagai calon pendidik tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional jika ingin bertahan dan relevan di masa depan. Menanggapi tantangan besar ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancangkan Masa Depan Gemilang Melalui Karier di Dunia Pendidikan” di Audit 1 Kampus 1, Senin (18/5/2026).

Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Rektor INISNU Temanggung, memberikan sorotan tajam mengenai realitas yang harus dihadapi oleh para calon guru madrasah dan sekolah dasar saat ini.

Di hadapan ratusan mahasiswa yang memadati ruangan, Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa lanskap global saat ini dikendalikan oleh dinamika yang sangat kompleks. Mahasiswa dan calon guru wajib merespon tantangan nyata dari era VUCA atau Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity serta konsep yang lebih mutakhir, yakni era BANI alias Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible.

“Dunia pendidikan kita saat ini tidak hanya rapuh dan penuh ketidakpastian, tetapi juga sering kali tidak selaras secara linear dan sulit dipahami secara instan. Menghadapi era BANI dan VUCA, calon guru tidak boleh hanya menjadi pengajar yang biasa-biasa saja. Respons terbaik adalah dengan meningkatkan kapasitas diri secara radikal,” ujar Ibda dalam paparannya.

Ibda yang juga Wisudawan Terbaik Prodi S3 Pendidikan Dasar UNY 2024 itu menambahkan bahwa jika mahasiswa PGMI atau PGSD hanya puas dengan pemahaman teoretis normatif tanpa mau menyentuh aspek teknologi dan dinamika zaman, maka mereka akan tergilas oleh perkembangan peradaban digital.

Sebagai solusi konkret atas kegelisahan akademik tersebut, Hamidulloh Ibda memaparkan model mutakhir bertajuk “Prototipe Guru SD Profesional Era Digital”. Rumusan ini merupakan buah pemikiran mendalam yang diangkat langsung dari temuan disertasinya di Prodi S3 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2024 lalu.

Ibda menjelaskan bahwa guru SD/MI masa depan wajib menguasai Kompetensi Plus, sebuah formulasi komprehensif yang mengintegrasikan aspek regulasi nasional dengan tuntutan global. Kompetensi tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, 4 Kompetensi Inti Guru. Landasan utama seorang pendidik tetap berpijak pada amanat undang-undang yang meliputi kompetensi pedagogi (kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, kompetensi kepribadian, yaitu memiliki akhlak mulia, mantap, stabil, dan dewasa, kompetensi sosial, sebuah kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan komunitas sekolah dan masyarakat, dan kompetensi profesional, yaitu penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam.

Kedua, Kompetensi Digital Pedagogi (Digital Pedagogical Competence). Calon guru harus mampu mengemas proses pembelajaran berbasis digital secara taktis. Komponen ini melingkupi penguasaan terhadap Kebijakan Digital, Kurikulum Digital, Perencanaan Digital, Pembelajaran Digital, Penilaian Digital, hingga Inovasi Digital.

Ketiga, Kompetensi Digital Masa Kini. “Guru tidak hanya sekadar bisa menggunakan gawai, melainkan wajib memiliki pemahaman holistik,” kata Ibda. Hal itu mencakup pengetahuan digital (Digital Knowledge), budaya digital (Digital Culture), keamanan digital (Digital Safety), dan etika digital (Digital Ethics).

Keempat, Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Sebuah kerangka kerja yang memadukan tiga komponen pengetahuan krusial secara beririsan, yaitu Pengetahuan Teknologi (Technological Knowledge – TK), Pengetahuan Pedagogi (Pedagogical Knowledge – PK), dan Pengetahuan Konten/Materi (Content Knowledge – CK). “Guru masa depan wajib tahu bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengajarkan konten tertentu dengan cara yang efektif dan interaktif,” kata dia.

Kelima, ICT Competency Framework for Teachers (ICT CFT) Version 3. Ini mengadopsi standar internasional, guru madrasah/SD era digital harus menyelaraskan diri dengan enam poin dalam kerangka kerja TIK, yaitu: Understanding ICT in Education (Memahami TIK dalam Pendidikan), Curriculum and Assessment (Kurikulum dan Penilaian), Pedagogy (Pedagogi), ICT (Aplikasi Teknis TIK), Organization and Professional Learning (Organisasi dan Pembelajaran Profesional), dan Teacher Professional Learning (Pembelajaran Profesional Guru)

Seminar yang dipandu oleh Ni’matul Hamidah sebagai moderator ini juga menghadirkan Ilining Uswatuun K., S.Pd., sebagai pemateri kedua untuk memberikan perspektif praktis di lapangan.

Melalui kegiatan ini, HMJ PGMI UIN Walisongo berharap para peserta tidak sekadar pulang membawa e-sertifikat atau fasilitas seminar, melainkan membawa bekal pola pikir baru. Turut hadir Wakil Dekan III FTIK Dr. H. Karnadi, M.Pd., Kajur PGMI Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I., dan ratusan peserta dari UIN Walisongo, UNWAHAS, UIN Salatiga, UPGRIS, dan tamu undangan.

Dengan penguasaan konsep “Kompetensi Plus” temuan Dr. Hamidulloh Ibda, para calon guru diharapkan tidak lagi cemas menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Sebaliknya, mereka akan menjadi agen perubahan yang siap merancang masa depan pendidikan dasar yang gemilang di Indonesia. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua FKPT Jateng Sebut Lembaga Pers Siswa Urgen Bagi Sekolah

    Ketua FKPT Jateng Sebut Lembaga Pers Siswa Urgen Bagi Sekolah

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Semarang – Bertempat di Gedung WTC Kampus 2 UNWAHAS Semarang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda menjadi narasumber Training of Trainers (TOT) dan Diklat Pembina Komisariat yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah pada Jumat […]

  • Ma'arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    Ma’arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Hariannu.com -Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. […]

  • Sarbumusi Dorong Pemkab Pati Buat Pangkalan Truk

    Sarbumusi Dorong Pemkab Pati Buat Pangkalan Truk

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Hariannu.com – Ketua Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Pati, Husaini, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat membangun pangkalan truk secara permanen. Menurut dia, pangkalan truk bukan hanya sekadar tempat parkir, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah daerah. Husaini mengungkapkan, Sarbumusi yang menaungi Paguyuban Sopir Pati (PSP) telah mengusulkan pembangunan pangkalan truk sejak beberapa tahun lalu. Namun hingga […]

  • LP Ma`arif NU Jateng - Kanwil Kemenag Jateng Teken Nota Kerjasama Pengembangan Pendidikan Madrasah

    LP Ma`arif NU Jateng – Kanwil Kemenag Jateng Teken Nota Kerjasama Pengembangan Pendidikan Madrasah

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Semarang – Rombongan pengurus Lembaga Pendidikan Maarif (LPM) NU PWNU Jawa Tengah diterima audiensi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab pada Jumat (10/1/2025). Dengan didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) H. Ahmad Faridi serta Kepala Bagian Tata Usaha H. Wahid Arbani, pertemuan dilaksanakan di ruang kerja Kanwil Kemenag Jawa Tengah. […]

  • FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng ‎

    FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng ‎

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 217
    • 0Komentar

    ‎Semarang – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri rapat pembahasan pencegahan terorisme dan pencegahan program True Crime Community (TCC) di kalangan pelajar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). ‎ ‎Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kesbangpol Provinsi Jawa […]

  • LP Maarif PCNU Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Pendidikan Dasar

    LP Maarif PCNU Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Koding dan AI untuk Pendidikan Dasar

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 362
    • 0Komentar

      Harianu.com.Kabupaten Magelang – Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU PCNU Kabupaten Magelang saat ini baru mengadakan pelatihan koding dan Artificial Intelligence (AI) bagi wakil guru SD se-Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang berlangsung mulai Senin,28 Juli sd Jumat,1 Agustus 2025 ini diikuti oleh 66 […]

expand_less