Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 624
  • comment 0 komentar

 

Hariannu.com.Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025.

Acara yang digelar melalui Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya FKPT Jateng yang menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, cinta kasih, dan toleransi antarumat beragama melalui pendekatan spiritual dan budaya.

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat upaya pencegahan radikalisme dan terorisme secara holistik dan humanis.

“Harmoni tidak lahir dari keseragaman, tapi dari perjumpaan dan penghargaan atas keberagaman. Melalui ‘Pitutur Cinta’, kami ingin menghidupkan kembali pesan-pesan kebajikan universal dari ajaran agama yang menanamkan kasih sayang dan persaudaraan antarumat manusia,” ujarnya dalam kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut.

Kegiatan yang difasilitasi oleh BNPT RI ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Plt. Kepala Kesbangpol Jateng Muslichah Setiasih, S.IP., M.M., M.Eng., yang diwakili Plt. Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Rahmad Winarto, narasumber nasional Dr. Sholehuddin, M.Pd., dan daerah Prof. Dr. KH. Syamsul Ma’arif, M.Ag., serta berbagai elemen masyarakat. Hadir peserta melalui Zoom Meeting lebih dari 140 dan juga secara luring di Semarang yaitu di kantor Badan Kesbangpol Jateng, dan di Jakarta.

FKPT mencatat, Jawa Tengah merupakan wilayah yang sangat beragam, dengan penduduk mencapai lebih dari 38 juta jiwa, terdiri atas berbagai suku, agama, dan budaya. Berdasarkan data BPS 2024, mayoritas penduduk Jawa Tengah beragama Islam (97,30%), diikuti oleh Kristen Protestan (1,43%), Katolik (1,04%), Buddha, Hindu, dan agama lainnya. Keberagaman ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menjaga persatuan dan mencegah konflik.

Kegiatan “Pitutur Cinta” diikuti oleh berbagai unsur seperti jurnalis kampus, wartawan media massa, konten kreator, pondok pesantren, ormas keagamaan, MUI, serta tokoh masyarakat lintas agama dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Hadir pula perwakilan dari Badan Pekerja Harian Sinode GITJ Kabupaten Pati, Majelis ZFZ Kasogatan Temanggung, Bamagnas, Korempa GKJ Tlogosari Semarang, dan Komunitas Mahasiswa Lamaholot.

Narasumber utama kegiatan ini, Prof. Dr. KH. Syamsul Ma’arif, M.Ag., Guru Besar Pendidikan Islam UIN Walisongo, menyampaikan materi berjudul “Kolaborasi Pelajar Lintas Agama dalam Menciptakan Kesejukan dan Kedamaian yang Inklusif dalam Beragama.” Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi dan lomba pembuatan konten dakwah perdamaian secara daring.

FKPT Jawa Tengah berharap kegiatan ini mampu mencetak agen perdamaian dan duta harmoni dari kalangan muda yang aktif menjaga nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

Di akhir sambutannya, Dr. Hamidulloh Ibda turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-15 kepada BNPT RI. Ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi BNPT dalam menjaga keamanan nasional dari berbagai potensi ancaman radikalisme dan terorisme.

“Kami yakin sinergi lintas lembaga akan membawa Indonesia semakin kuat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Kegiatan itu secara resmi dibuka secara resmi oleh Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A. Pihaknya menyebut pentingnya menguatkan imunitas kebangsaan tanpa harus melabeli kelompok tertentu. Dalam paparan sambutan, Prof Irfan juga berharap di era post-truth ini, para generasi muda bisa memanfaatkan beragam sumber selain media internet. Usai dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari kedua narasumber. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 49
    • 0Komentar

      hariannu.com – PAUD Terpadu Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam Lomba Praktik Baik Guru jenjang Kelompok Bermain (KB) yang diselenggarakan oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Margoyoso pada 29 April 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Pati pada Minggu (3/5/2026). Perwakilan dari KB […]

  • Asesmen Lapangan Prodi PGMI, Rektor INISNU Sebut sebagai Wahana Belajar Mutu Eksternal

    Asesmen Lapangan Prodi PGMI, Rektor INISNU Sebut sebagai Wahana Belajar Mutu Eksternal

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 301
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan pada Senin–Selasa, 15–16 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik), yakni Prof. Dr. Siti Rochmiyati, M.Pd., dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta dan Dr. […]

  • ‎INISNU Temanggung Teken MoU dengan Pemprov Jateng

    ‎INISNU Temanggung Teken MoU dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 132
    • 0Komentar

    ‎ ‎SEMARANG – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) Temanggung resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangkaian kegiatan Collaborative Awards Jawa Tengah Tahun 2026. ‎ ‎Penandatanganan dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang lalu yang merupakan kerjasama 73 perguruan tinggi swasta […]

  • ‎Lewat Balai Diklat Pendidikan, PWNU Jateng Siapkan Transformasi Digital Pendidikan

    ‎Lewat Balai Diklat Pendidikan, PWNU Jateng Siapkan Transformasi Digital Pendidikan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meluncurkan program strategis “NU Peduli Pendidikan” sekaligus mengumumkan pembangunan Balai Diklat Pendidikan seluas 2,5 hektar di Karanganyar, Jawa Tengah. ‎ ‎Peluncuran ini berlangsung dalam acara Halalbihalal dan Launching Program NU Peduli Pendidikan PWNU Jawa Tengah pada Kamis (9/4/2026) yang berlangsung khidmat di MG Setos Hotel Semarang […]

  • Dilantik, Ketua Kwarda Pramuka Jateng Sebut NU Jadi Pandunya Indonesia

    Dilantik, Ketua Kwarda Pramuka Jateng Sebut NU Jadi Pandunya Indonesia

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Semarang – Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik pada Sabtu (10/5/2025) oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah bertempat di Aula PT Penerbit Erlangga Cabang Semarang. Dalam sambutannya, Ketua Sakomanu Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil Musda II tahun 2024. […]

  • Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 257
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Wow, coba lihat, susunya besar dan kencang,” kata seorang pria yang fetish pada payudara. Setiap melihat wanita dengan body montok, dia selalu berseloroh soal susu kepada siapapun yang berada di dekatnya. Dirinya beranggapan bahwa, semua lelaki sama, fetish pada susu. Ini namanya generalisasi. Padahal kenyataannya kan tidak demikian. Ada lelaki […]

expand_less