Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » PCNU Pati Siap Tampung dan Dampingi Santri Korban Kekerasan Seksual

PCNU Pati Siap Tampung dan Dampingi Santri Korban Kekerasan Seksual

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

 

PCNU Pati – PCNU Kabupaten Pati mengawal kasus dugaan kekerasan seksual di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Mereka pun siap menampung dan mendampingi para korban.

Jajaran pengurus PCNU Pati, RMI NU Pati, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati, GP Ansor Pati, Fatayat NU dan pengurus PCNU lainnya mendatangi Markas Polresta Pati, Senin (4/5/2026) sore. Mereka menayakan perkembangan kasus ini.

”Kita komitmen bersama, bahwa apapun namanya itu adalah tindakan yang memalukan dan keji. kita ikut mengawal para korban agar ada kepastian hukum,” ujar Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim.

Selain mengawal kasus, PCNU Pati dan jajarannya juga ikut memikirkan nasib para santri yang ada di sana. Pasalnya, ponpes tersebut sudah ditutup sementara waktu dan ini masih proses pengawasan.

”Jangan sampai santri tidak punya kesempatan untuk pendidikan. Yang terpenting kita minta Polresta untuk segera melakukan tindakan hukum yang menjadi tersangka agar segera penahan. Sehingga ketika ada penahanan ada,” tutur dia.

Ia mengaku PBNU ikut mengawal kasus ini. Pihaknya pun meminta korban untuk tidak takut untuk memberikan keterangan. Maka dari itu, dari itu pihaknya siap mendampingi korban.

Ketua RMI Pati, KH M Liwa’udin menambahkan bahwa ponpes tersebut tidak di bawah RMI Kabupaten Pati.

”Ponpes itu tidak di bawah RMI dan kami membangun jaringan PBNU sudah berkoordinasi dengan Kemenag Pusat, Wilayah, dan daerah. InsyaAllah satu-dua hari ini insyaallah ada penutupan daftar oprasional pondok,” kata dia.

Ia pun meminta tersangka yang berinisial A tersebut secepatnya ditahan. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PBNU untuk menangani kasus yang menggegerkan dunia pesantren ini.

”Melalui RMI membuka seluas-luasnya (laporan). kami ingin pesantren di Pati menjadi pesantren yang ramah anak dan bersih dari itu. Korban silahkan melaporkan ke RMI,” ungkap dia.

Saat ini, santri-santri sudah dijemput orang tuanya. Sementara sebanyak santri 7 anak yang yatim piatu sudah dijemput keluarganya. PCNU Pati pun siap menyediakan pesantren kepada mereka apabila distribusi ke saudara mereka belum terpenuhi.

”Kita tadi ketemu ketua yayasan semua sudah dipulangkan dan tidak ada kendala. Tadi siang pondok sudah tekunci,” kata dia.

Pengasuh Ponpes Al-Akrom: KH. Moh. Imam Al-Mukromin, menambahkan pihaknya bekerja sama dengan RMI dan PCNU Pati untuk menampung santri yang terlantar. Ia siap memberikan beasiswa kepada para santri.

”Yang terlantar kami siap. Anak-anak banyak yang anak yatim. Siap digratiskan,” tandas dia.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Diklat Kamad Ma'arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    Buka Diklat Kamad Ma’arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Hariannu.com- Semarang* – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menganalogikan pemimpin sebagai organ jantung dalam tubuh, hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Tahap 1 Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Banyumanik, Senin (10/3/2025). Menurutnya, organ jantung […]

  • Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 414
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati tidak mau para petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu kembali menjadi korban aksi premanisme. Mereka pun ikut mengawal kasus sengketa lahan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan keluhan dan aspirasi dari petani Pundenrejo Pati usai aksi premanisme terjadi yang mengakibatkan […]

  • LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 480
    • 0Komentar

      Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme Temanggung – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) GRIP Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar Lomba Artikel Opini Nasional dengan mengusung tema “Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme: Evaluasi dan Rekomendasi”. Kegiatan ini dibuka untuk seluruh mahasiswa aktif strata […]

  • Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

    Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 110
    • 0Komentar

      Pati – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati tak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menampung zakat. Mereka juga bakal menyasar zakat petani hingga kiai atau penceramah. Ketua BAZNAS Pati, Minanurrohman, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk mengembangkan potensi zakat di Kabupaten Pati. Apalagi kewajiban zakat bukan hanya ASN, melainkan bagi orang yang […]

  • 103 Guru Banjarnegara Lulus Pelatihan Koding dan AI, Dindikpora Minta Implementasi Segera

    103 Guru Banjarnegara Lulus Pelatihan Koding dan AI, Dindikpora Minta Implementasi Segera

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 308
    • 0Komentar

      BANJARNEGARA – Sebanyak 103 guru di Kabupaten Banjarnegara dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah menuntaskan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tahap 1. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara mendesak para pengajar segera mengimplementasikan materi tersebut di sekolah masing-masing. Penutupan pelatihan yang berlangsung selama tiga bulan, sejak 13 Juli hingga 12 Oktober 2025, […]

  • Komitmen Go Internasional; Guru Madrasah/Sekolah Ma'arif NU Se Jateng Wajib Diklat Bahasa Inggris

    Komitmen Go Internasional; Guru Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Se Jateng Wajib Diklat Bahasa Inggris

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Semarang, 30 Mei 2026 — Lebih dari 100 guru dan Kepala sekolah/madrasah dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti kegiatan workshop yang diselenggarakan di hotel Novotel Semarang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 12.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah […]

expand_less