Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Selamat Tinggal Manajemen Amatir: Saatnya Masjid Bertransformasi Jadi Pusat Keuangan Sosial Islam Profesional

Selamat Tinggal Manajemen Amatir: Saatnya Masjid Bertransformasi Jadi Pusat Keuangan Sosial Islam Profesional

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Semarang – Sebuah terobosan ilmiah dalam ranah Ekonomi Syariah berhasil dipresentasikan oleh Wakil Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Ubbadul Adzkiya’ dalam Sidang Promosi Terbuka Program Doktor yang digelar di Ruang Promosi Doktor Lt. 3, Kampus I UIN Walisongo pada Rabu, 24 Juni 2026. Riset mendalam yang mengangkat judul “Model Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid: Studi Komparatif di Masjid Raya Bintaro Jaya Tangerang Banten dan Masjid Raya Al Falah Sragen Jawa Tengah” ini berhasil melahirkan sebuah konsep baru bernama “Isomorfisme Hibrida” (The New Professionalism), yaitu sebuah model tata kelola masjid modern yang sukses memadukan profesionalisme korporasi dengan misi spiritual pembebasan dhuafa dari jeratan utang ribawi.

Temuan dosen UNWAHAS ini sekaligus mendobrak dominasi teori organisasi klasik Barat yang selama ini berasumsi bahwa modernisasi manajemen lembaga keagamaan akan mengikis orientasi sosialnya.

Sidang akademik yang berlangsung khidmat ini diuji oleh dewan penguji yang kredibel di bidangnya, yang terdiri dari atas Ketua Prof Dr H Akhmad Arif Junaedi, MAg., Sekretaris Dr. H. Agus Nurhadi, MA., Promotor Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, M.A., Kopromotor Prof. Dr. H. Muhlis, M.Si., Penguji 1 Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A., Penguji 2 Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag., Penguji 3 Prof. Dr. H. Ali Murtadho, M.Ag., dan Penguji 4 Dr. H. Ade Yusuf Mujaddid, M.Ag.

Melalui studi komparatif ekologis, Ubbadul membedah dua kiblat manajemen masjid di Indonesia, yaitu Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) yang mewakili ekosistem megakota/urban dan Masjid Raya Al-Falah Sragen yang mewakili wilayah transit kabupaten. Kedua lokus tersebut menjadi bukti nyata bahwa instrumen tata kelola modern seperti SOP, target kinerja, audit eksternal, dan transparansi publik justru mengalami Islamisasi fungsional. Sistem manajemen korporat ini diadopsi bukan untuk mencari keuntungan materi, melainkan sebagai senjata efisien untuk mengisi kekosongan layanan keuangan formal (institutional voids) demi melindungi hak ekonomi masyarakat bawah.

Penelitian ini menyingkap bahwa perbedaan karakteristik sosiologis jamaah melahirkan dua sub-model operasional yang kontras namun saling melengkapi. MRBJ menerapkan Sub-Model Inkubasi Mikro-Teknokratis melalui institusi Bank Infak yang akuntabel dengan audit eksternal beropini WTP untuk memutus mata rantai rentenir digital atau pinjaman online (pinjol). Sebaliknya, Masjid Al-Falah Sragen menerapkan Sub-Model Jaring Pengaman Populis dengan kebijakan progresif “Saldo Produktif Rp0” guna mempercepat perputaran uang (velocity of money) untuk menyelamatkan dhuafa, musafir, dan pedagang kaki lima dari cengkeraman rentenir pasar tradisional.

Keandalan model pemberdayaan ekonomi yang terdiri dari 5 tahapan sirkular—meliputi Assessment, Edukasi, Intervensi, Inkubasi, hingga Graduasi—teruji sangat kokoh secara statistik melalui pengujian Chow Test. Hasil pengujian menunjukkan nilai F-hitung sebesar 1,24 yang berada jauh di bawah F-tabel 2,43, yang secara absolut membuktikan adanya stabilitas struktural dan modularitas tinggi dari model ini di berbagai karakteristik wilayah. Secara filosofis, model ini memanifestasikan teori pembangunan Robert Chambers tentang pembalikan paradigma (reversal), di mana masjid berhasil membalik peran dhuafa secara revolusioner dari yang semula penerima manfaat (mustahik) menjadi kontributor dana sosial (muzakki/munfiq) baru.

Melalui temuan ini, Dr. Ubbadul Adzkiya’ berharap masjid-masjid di Indonesia tidak lagi dikelola secara amatir atau membiarkan dana umat membeku sebagai saldo mengendap (idle funds) di rekening bank. Manajemen masjid masa depan harus bertransformasi menjadi pusat keuangan sosial Islam yang profesional tanpa kehilangan watak sucinya sebagai pelayan umat. “Isomorfisme Hibrida ini adalah peta jalan agar kemegahan arsitektur fisik masjid di Indonesia berjalan selaras dengan tegaknya martabat dan kesejahteraan ekonomi jamaah di sekelilingnya,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • MI Walisongo Kalangan Peduli Siswa Lewat Home Visit

    MI Walisongo Kalangan Peduli Siswa Lewat Home Visit

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Hariannu.com. Sukoharjo – Pendidikan dasar bagi anak merupakan salah satu pondasi penting yang dapat mempengaruhi perkembangan anak di masa depan. Termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang merupakan lembaga pendidikan dasar berbasis agama Islam, yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan umum, akan tetapi juga mengajarkan pendidikan agama sebagai bekal siswa di masa depan. Dalam merumuskan program kegiatan sekolah, […]

  • Perkuat Gerakan Literasi, Ma’arif NU Jateng Gandeng Harian NU

    Perkuat Gerakan Literasi, Ma’arif NU Jateng Gandeng Harian NU

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 489
    • 0Komentar

    HarianNU. Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Publikasi Media sekaligus melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan 14 media online. Kegiatan itu berlangsung di kantor LP Ma’arif NU PWNU Jalan Majapahit Nomor 70 Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (8/1/2025). Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus […]

  • Menjelang Muktamar ke-35, MIP IV Tawarkan Peta Jalan NU sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan

    Menjelang Muktamar ke-35, MIP IV Tawarkan Peta Jalan NU sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KUDUS — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026, perhatian publik biasanya tertuju pada dinamika kepemimpinan organisasi. Siapa yang akan memimpin menjadi topik yang paling ramai diperbincangkan. Namun, di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, akhir pekan lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengarahkan pada percakapan ke arah yang lebih mendasar: […]

  • ​'Nyanyian Pesisir': Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    ​’Nyanyian Pesisir’: Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ATI — Ratusan kenangan tentang penyair Aloeth Pathi kembali dihidupkan melalui doa, puisi, musik, dan buku. Memperingati 100 hari wafatnya almarhum, Gandrung Sastra Pati menggelar doa bersama sekaligus meluncurkan buku kumpulan puisi bertajuk Nyanyian Pesisir di Rumah Gandrung Sastra, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (13/9/2026) malam. ​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 403
    • 0Komentar

      Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari […]

  • LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 606
    • 0Komentar

      Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme Temanggung – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) GRIP Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar Lomba Artikel Opini Nasional dengan mengusung tema “Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme: Evaluasi dan Rekomendasi”. Kegiatan ini dibuka untuk seluruh mahasiswa aktif strata […]

expand_less