Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Pemkab Temanggung Serahkan Bantuan Modal Usaha pada Eks Anggota JI

Pemkab Temanggung Serahkan Bantuan Modal Usaha pada Eks Anggota JI

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • visibility 482
  • comment 0 komentar

Hariannu.com-Temanggung – Dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, sebanyak sepuluh eks anggota Jemaah Islamiyah (JI) Wilayah Kabupaten Temanggung melakukan Deklarasi Kembali Ke Pangkuan NKRI, Minggu (1/6/2025) di Pendopo Pengayoman Temanggung.

Deklarasi tersebut dilakukan di awal acara sebelum Diskusi Publik bertajuk “Temanggung Untuk Semua: Di Bawah Naungan Pancasila, Dari Temanggung untuk Indonesia”. Deklarasi dipimpin oleh perwakilan Jemaah Islamiyah (JI) Temanggung Tatak Lusiantoro. “Alhamdulillah di hari yang besar, yaitu Hari Lahir Pancasila, kami perwakilan dari eks Jemaah Islamiyah Temanggung, ingin membacakan sikap kami di hadapan bapak-bapak sekalian,” Tatak Lusiantoro sebelum membaca naskah deklarasi.

“Dengan memohon rahmat Allah Swt, dan dengan penuh kesadaran lahir dan batin, kami yang pernah menjadi bagian dari Jemaah Islamiyah atau JI wilayah Temanggung, menyatakan sikap dan komitmen kami untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya dalam deklarasi.
Langkah ini kami ambil bukan karena paksaan, lanjut dia, bukan pula karena tekanan, tapi semata-mata karena panggilan hati nurani, dan kembali kepada fitrah Islam yang Rahmatan lil ‘alamin yang membawa kasih sayang, persaudaraan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Maka pada momentum yang mulia ini, dalam suasana persaudaraan, dan penghormatan kepada negara, dan sesama anak bangsa, kami menyatakan: 1. Kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai rumah bersama yang sah dan wajib dijaga bersama. 2. Setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi yang sah di negara ini. 3. Siap memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menjauhi sikap ekslusif dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang. 4. Menolak sebagai bentuk kekerasan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, dan nilai-nilai kebangsaan. 5. Tidak akan terlibat lagi dalam segala bentuk aktivitas yang akan memecah belah anak bangsa, atau melemahkan kekuatan bernegara. 6. Siap bekerjasama, dan terlibat aktif dalam program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Usai deklarasi, secara simbolis Bupati Temanggung Agus Setyawan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 30 juta untuk sepuluh eks anggota JI tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Temanggung menegaskan bagwa Pancasila bukan dokumen historis, atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. “Maka dari itu, sebagai anak bangsa, kita harus terus belajar, dan menghayati bahwa perbedaan tersebut bukan untuk membawa perpecahan, namun mengokohkan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia,” katanya.

Selain Bupati Temanggung, hadir Ketua DPRD Temanggung, Dandim 0706/Temanggung, Kapolres Temanggung, jajaran Forkopimda Kabupaten Temanggung, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, dan ratusan peserta Diskusi Publik.
Dalam kesempatan itu, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda siap berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Temanggung untuk melakukan edukasi dan pembinaan kepada eks JI yang sudah melakukan deklarasi tersebut. “FKPT Jateng sebagai tangan panjang BNPT RI di daerah, tentu siap mendukung tugas kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi. Dengan adanya deklarasi ini, semoga bisa membuat Kabupaten Temanggung semakin adem, dan seratus persen NKRI,” tutur Ibda.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Publik yang dimoderatori dosen Inisnu Temanggung yang juga Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda dengan narasumber Direktur Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi, Pengasuh Ponpes Al Falah Wonosobo M. Ulil Al-Bab Djalaludin. (*).

  • Penulis: Harian NU

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 372
    • 0Komentar

      Temanggung – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung KH. Muchamad Nurul Yaqin (Gus Nurul Yaqin) berharap agar Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menjadi tempat perkaderan intelektual Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu diungkapkan dalam Pembinaan Ke-NU-an dan Ke-INISNU-an kepada para pejabat INISNU Temanggung masa khidmat 2025-2029 di aula lantai 3 kampus setempat […]

  • Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Wow, coba lihat, susunya besar dan kencang,” kata seorang pria yang fetish pada payudara. Setiap melihat wanita dengan body montok, dia selalu berseloroh soal susu kepada siapapun yang berada di dekatnya. Dirinya beranggapan bahwa, semua lelaki sama, fetish pada susu. Ini namanya generalisasi. Padahal kenyataannya kan tidak demikian. Ada lelaki […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 279
    • 0Komentar

      Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari […]

  • Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 309
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya ramah ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah kembali menghidupkan mesin. Di sebuah rest area sunyi, secangkir kopi hitam berpindah dari tangan ke tangan. Hangatnya sederhana, namun cukup untuk menjaga mata tetap terjaga dan hati tetap kuat. Di situlah, di antara lelah dan doa, perjalanan kemanusiaan menuju Aceh Timur terus […]

  • Dialog Bu Nyai dan RMI PCNU Pati: Meningkatkan Kesadaran tentang Pelecehan Seksual di Pesantren

    Dialog Bu Nyai dan RMI PCNU Pati: Meningkatkan Kesadaran tentang Pelecehan Seksual di Pesantren

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 503
    • 0Komentar

      hariannu.com – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Pati mengadakan dialog dengan Bu Nyai dari berbagai pesantren di Kabupaten Pati pada Jumat (18/72025), di Aula Barat Madrasah Alhikmah Kajen, Kecamatan Margoyoso. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap pelecehan seksual di lingkungan pesantren. Dialog ini dihadiri oleh 100-an Bu Nyai dari berbagai […]

  • SAKO Pramuka Pandu Ma'arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 395
    • 0Komentar

      Kota Semarang – Malam hari di bawah langit mendung Bumi Perkemahan Candra Birawa Kwartir Daerah Jawa Tengah, terdengar dengan lantang ketua sangga putra kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara memimpin penyajian yel-yel. Mereka memasuki kawasan bumi perkemahan dengan semangat dan penuh energi. Gerimis tidak mampu mematahkan semangat para peserta kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan, […]

expand_less