Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran, LP Ma’arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

Pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran, LP Ma’arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

WONOSOBO – Suasana penuh khidmat menyelimuti aula MTs Ma’arif Sapuran pada Sabtu (1/8/2026) saat digelar pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran. Dalam prosesi tersebut, Sri Wahyu Susilowati, S.Pd. resmi menerima estafet kepemimpinan dari Arif Muchtar, S.E. yang telah mengabdikan diri sebagai kepala madrasah selama dua periode atau delapan tahun.

Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah MWCNU Sapuran KH. Yahya, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo Edi Rohani, M.Pd.I., Wakil Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo Ismail, M.Pd., Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Mukhtarudin, S.Ag., Ketua LP Ma’arif MWCNU Sapuran KH. Khozin, S.Ag. beserta jajaran pengurus, Ketua BP3MNU MTs Ma’arif Sapuran Drs. H. Ludiyanto, M.Pd., seluruh guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.

Dalam sambutan perpisahannya, Arif Muchtar menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengemban amanah memimpin madrasah selama delapan tahun. Ia juga memohon maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan.

“Terima kasih kepada seluruh guru, karyawan, pengurus, dan semua pihak yang telah membersamai perjuangan membangun MTs Ma’arif Sapuran. Saya mohon maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah,” ucapnya.

Sementara itu, Sri Wahyu Susilowati menyatakan kesiapannya melanjutkan perjuangan yang telah dirintis pendahulunya. Ia mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk bergandengan tangan membangun MTs Ma’arif Sapuran menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju.

“Saya memohon doa, arahan, dan bimbingan dari para kiai, pengurus, guru, serta seluruh keluarga besar madrasah. Mari kita pertahankan semua hal yang sudah baik dan bersama-sama melakukan perbaikan demi kemajuan MTs Ma’arif Sapuran. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah perjuangan kita,” tuturnya.

Rois Syuriah MWCNU Sapuran, KH. Yahya, dalam arahannya menegaskan bahwa MTs Ma’arif bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan aset strategis Nahdlatul Ulama dalam menyiapkan kader-kader masa depan.

“MTs Ma’arif adalah aset kelembagaan NU. Dari sinilah kader-kader NU dipersiapkan. Karena itu, madrasah harus terus berkembang dan menjadi kekuatan yang memperkokoh Nahdlatul Ulama di berbagai bidang kehidupan,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan Ma’arif saat ini bukan hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menjaga komitmen ideologis terhadap Nahdlatul Ulama.

“Jangan sampai ada lembaga yang hanya menjadikan Ma’arif sebagai nama atau payung administratif, tetapi kehilangan ikatan ideologis dengan NU. Madrasah Ma’arif harus tetap berpijak pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dan terus berkembang, baik kualitas maupun kuantitasnya,” pesannya.

KH. Yahya juga mengingatkan bahwa MTs Ma’arif Sapuran merupakan buah perjuangan para tokoh NU Sapuran yang mendirikannya pada tahun 1976. Berkat perjuangan panjang tersebut, kini madrasah telah dipercaya masyarakat dengan jumlah peserta didik sekitar 500 siswa.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo, Edi Rohani, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Arif Muchtar atas dedikasi dan pengabdiannya selama dua periode memimpin madrasah.

“Terima kasih atas khidmah dan pengabdian Bapak Arif Muchtar. Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Berbagai kemajuan yang diraih MTs Ma’arif Sapuran menjadi bagian dari amal jariyah yang semoga terus mengalir pahalanya,” ujarnya.

Kepada kepala madrasah yang baru, Edi berpesan agar kepemimpinan dijalankan sebagai amanah pengabdian, bukan sekadar jabatan.

“Memimpin madrasah memang tidak mudah. Jalannya terjal dan tantangannya tidak ringan. Namun selama seluruh elemen madrasah tetap guyub, rukun, saling menguatkan, dan memiliki cita-cita yang sama untuk memajukan lembaga, insyaallah setiap tantangan dapat dilalui bersama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Kepala MTs Ma’arif harus memegang lima amanah Nahdliyah, yaitu menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, meningkatkan mutu pendidikan, memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga madrasah, memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan sinergis dengan LP Ma’arif NU, serta menjadikan madrasah sebagai pusat lahirnya generasi Nahdliyin yang cerdas, berakhlak, cinta tanah air, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, serta kemanusiaan.

Pelantikan tersebut menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di MTs Ma’arif Sapuran sekaligus memperkuat komitmen seluruh keluarga besar madrasah untuk terus mengembangkan lembaga sebagai kebanggaan Nahdlatul Ulama dan masyarakat Sapuran.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 290
    • 0Komentar

      Semarang – Disertasi Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa Islam Nusantara merupakan model keberagamaan yang relevan bagi Indonesia sebagai bangsa multikultural. Dalam pendahuluannya dijelaskan bahwa Islam Nusantara menekankan toleransi, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai kekuatan penyatu dalam bingkai NKRI. Nilai-nilai utama seperti tasāmuh (toleransi), musāwah (egaliter), insāniyyah (humanis), dimūqrāṭiyyah (demokratis), dan waṭaniyyah (nasionalis) menjadi […]

  • Siswa MAN 1 Pati Diajak Manfaatkan Kecerdasan Buatan Secara Bijak Lewat Senopati Academy

    Siswa MAN 1 Pati Diajak Manfaatkan Kecerdasan Buatan Secara Bijak Lewat Senopati Academy

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Hariannu.com – Ratusan siswa-siswi MAN 1 Pati didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif dan bertanggung jawab melalui pelatihan Paham AI via platform Senopati Academy, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang digagas bersama Polresta Pati ini diikuti sebanyak 288 siswa di ruang kelas madrasah setempat. ​Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.00 […]

  • Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 334
    • 0Komentar

      Semarang — Ruang Oval lantai dua Dinas Pendidikan Kota Semarang, Selasa (11/11/2025), menjadi pusat perhatian dunia pendidikan daerah. Di tempat inilah, Dr. Hamidulloh Ibda, Wakil Rektor INISNU Temanggung, tampil sebagai reviewer utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembuatan Buku Numerasi Berbasis EVI MAP (Ethnoscience Village Map) yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Semarang bekerja […]

  • Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

    Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 771
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025. Acara yang digelar melalui Bidang […]

  • Ansor Tlogowungu Salurkan Tiga Tangki Air Bersih untuk Warga Cengkalsewu yang Terdampak Kekeringan

    Ansor Tlogowungu Salurkan Tiga Tangki Air Bersih untuk Warga Cengkalsewu yang Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PATI — Kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Pati, kian meluas dan memicu krisis air bersih bagi puluhan ribu warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat setidaknya 29 desa yang tersebar di 9 kecamatan kini mengalami krisis pasokan air bersih. Adapun kesembilan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pati Kota, Pucakwangi, Winong, Tambakromo, Sukolilo, Jaken, […]

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 399
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

expand_less