Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Semarang Raih Doktor UNNES

Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Semarang Raih Doktor UNNES

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

 

Hariannu.com Semarang – Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar sidang promosi doktor pada Jumat pagi, 26 September 2025. Sidang yang berlangsung di Gedung G Lantai 1 Sekolah Pascasarjana UNNES tersebut menghadirkan promovenda Dian Marta Wijayanti dengan disertasi berjudul “Determinan Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kota Semarang dengan Digital School Governance sebagai Variabel Moderasi.”

Sidang dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam ujian terbuka ini, Dian Marta Wijayanti menghadapi dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. (Ketua Tim Penguji), Prof. Dr. Wasino, M.Hum. (Sekretaris), Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd. (Penguji I dari Universitas Negeri Yogyakarta), Prof. Dr. Widiyanto, M.M., M.B.A. (Penguji II), Prof. Dr. Tri Joko Raharjo, M.Pd. (Penguji III), Dr. Sugi, M.Pd.(Penguji IV/Anggota Promotor), Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si. (Penguji V/Kopromotor), dan Prof. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd. (Penguji VI/Promotor).

Dalam disertasinya, Dian Marta Wijayanti menyoroti pentingnya kinerja guru sekolah dasar di era digital dengan menempatkan digital school governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Semarang dengan pendekatan mixed method dan desain explanatory sequential untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru di Kota Semarang.

“Novelty atau kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan digital, keterampilan digital, serta tata kelola digital sekolah terhadap kinerja guru, sekaligus mengeksplorasi peran mediasi dan moderasi keterampilan digital dalam hubungan antarvariabel tersebut yang belum banyak diteliti secara komprehensif dalam konteks pendidikan dasar dan menengah,” katanya dalam presentasi.

Dikatakannya, penelitian ini menggunakan mixed method untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap masalah penelitian. “Penelitian ini menggunakan explanatory sequential design, pengumpulan data yang diawali dengan pengumpulan data kuantitatif kemudian dilanjutkan pengumpulan data kualitatif. Sampel dari penelitian ini adalah 400 guru SD di Kota Semarang dan data dianalisis menggunakan SEM PLS 4.0,” lanjut Dian.

Dijelaskan Dian, bahwa hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan digital (t = 4,849; β = 0,395; p = 0,000) dan terhadap kinerja guru (t = 3,748; β = 0,224; p = 0,000).

“Demikian pula, kepemimpinan digital berpengaruh signifikan terhadap keterampilan digital (t = 4,908; β = 0,362; p = 0,000), tetapi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja guru (t = 0,502; p = 0,282). Selanjutnya, keterampilan digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 2,941; β = 0,164; p = 0,003)/ Dari hasil uji mediasi, keterampilan digital terbukti memediasi secara signifikan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru (t = 2,485; β = 0,065; p = 0,013) dan kepemimpinan digital terhadap kinerja guru (t = 2,472; β = 0,059; p = 0,013). Sementara itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa variabel moderasi tidak memiliki pengaruh signifikan (t = 0,028 < t-tabel 1,967), sehingga tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antarvariabel,” jelasnya.

Dilanjutkan Dian, bahwa hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan digital, motivasi kerja, keterampilan digital, dan tata kelola digital sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru, dengan tata kelola digital menjadi faktor dominan, kepemimpinan digital tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja guru, namun berpengaruh secara tidak langsung melalui keterampilan digital.

“Temuan penting lainnya adalah peran signifikan keterampilan digital sebagai variabel mediasi antara motivasi kerja dan kepemimpinan digital terhadap kinerja guru. Sementara itu, variabel moderasi yang diuji tidak memiliki pengaruh signifikan, menunjukkan bahwa faktor tersebut tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antarvariabel utama,” papar istri dari Hamidulloh Ibda tersebut.

Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan determinan kinerja guru sekolah dasar. “Rekomendasi utama adalah perlunya kebijakan peningkatan kapasitas digital guru secara berkelanjutan, penguatan kepemimpinan digital kepala sekolah, dan optimalisasi sistem tata kelola digital sekolah sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja guru yang relevan dengan tuntutan transformasi pendidikan di era digital,” tandas dia.

Hasil kajiannya diharapkan memberi kontribusi bagi penguatan tata kelola sekolah dasar berbasis teknologi, sejalan dengan tuntutan transformasi digital di dunia pendidikan. Sidang promosi doktor ini menjadi momentum penting tidak hanya bagi promovendanya, tetapi juga bagi pengembangan ilmu manajemen pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan baru di era digital.

Dalam sesi ujian, Penguji I Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd., mengapresiasi temuan Dian Marta Wijayanti. “Sangat bagus, penyampaiannya sistematis, runtut, dan temuannya juga bagus,” kata Prof Nurtanio yang juga Dekan FIP UNY tersebut.
Silakan nanti dikembangkan, kata Prof Nurtanio, nanti ditawarkan sebuah sistem, produk atau pola yang ini akan sangat bermanfaat.

Pada saat penyampaian berita acara hasil ujian disertasi, Sekretaris Tim Penguji Prof. Dr. Wasino, M.Hum., menyampaikan bahwa Dian Marta Wijayanti lulus dengan IPK 4,00.

“Keputusan Tim Penguji menyatakan bahwa Dian Marta Wijayanti, M.Pd., dinyatakan lulus sebagai doktor pendidikan. Doktor Dian Marta Wijayanti adalah doktor ke-427 lulusan Prodi S3 Manajemen Pendidikan, Sekolah Pascasarjana UNNES dengan masa studi dua tahun satu bulan,” kata Prof. Wasino.

Masa studi saudara termasuk cepat, kata Prof Wasino, karya ilmiah disertasi saudara diberi penghargaan nilai A. “Sehingga Indeks Prestasi Kumulatif 4,00,” lanjut dia.

“Kesan pertama, ya ini Mbak Dian sudah S3 kok masih ramping. Orangnya pembawaannya kalem, tapi semangatnya luas biasa. Maka tadi saat menjawab pertanyaan Mbak Dian bilang motivasinya kuat, itu benar adanya dan pasti menyusun ini dilandasi perencanaan yang matang dan sistematis,” lanjut dia.

Meskipun sudah menyandang gelar doktor, kata Prof Suwito, saya pesan kepada Doktor Dian Marta Wijayanti untuk tetap terus belajar. “Saya minta, prinsip long live learning itu dipertahankan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.I.P., M.Si., yang diwakilkan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PDF Dinas Pendidikan Kota Semarang Dra. RR. Ratih Herawati, M.M., mengapresiasi capaian tersebut. “Matur nuwun kepada tim penguji, dan Bu Dian sudah membuktikan mendapatkan nilai yang sempurna, IPK-nya 4.00. Semoga Bu Dian ini menjadi teladan di lingkup Dinas Pendidikan Kota Semarang,” harap dia.

Selain perwakilan Dinas Pendidikan Kota Semarang, dalam kesempatan itu, hadir perwakilan Tanoto Foundation, Wakil Rektor I INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Gajahmungkur Kota Semarang, PGRI Gajahmungkur, para guru SD Negeri Gajahmungkur 03, rekan-rekan mahasiswa seangkatan, dan keluarga. ()

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor MKKS SD/SMP/SMA Ma'arif NU Jateng

    Rakor MKKS SD/SMP/SMA Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 107
    • 0Komentar

      Rapat Koordinasi MKKS SD/SMP/SMA kali ini terfokus pada program rebranding sekolah/madrasah Ma’arif NU Jawa Tengah. Upaya ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas, mutu, dan daya saing lembaga pendidikan NU di tengah dinamika zaman Digital dan era Kompetisi. Para pengurus MKKS melakukan pembelajaran dan studi inspiratif ke Yayasan NASIMA Semarang, sebuah lembaga pendidikan yang […]

  • Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    Semarak Pesantren Ramadhan di MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah Pati, Integrasikan Kurikulum Madrasah dan Pondok

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 63
    • 0Komentar

      Hariannu.com — Nuansa religius menyelimuti lingkungan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Madrasah yang terintegrasi dengan Pondok Pesantren Bunyanun Marshush ini kembali menggelar program Pesantren Ramadhan dengan konsep pembinaan penuh selama 24 jam. ​Program ini mengusung visi mendalam: menyatukan aktivitas akademik madrasah dan spiritualitas pesantren dalam satu napas […]

  • Ma'arif NU Rembang Gelar Diklat Aswaja

    Ma’arif NU Rembang Gelar Diklat Aswaja

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 310
    • 0Komentar

      Hariannu.com Rembang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Rembang mengawali Diklat Aswaja NU setelah mengalami penyesuaian kurikulum dan materi-materi Diklat yang lebih relevan untuk diterapkan dalam madrasah/sekolah Ma’arif NU di Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Rembang pada Jum’at dan Sabtu (10-11/10/2025). Diklat Aswaja diikuti oleh 72 peserta guru Ke-NU-an di […]

  • Dari Rembulan ke Langit: Suluk Maleman dan Pencarian Makna Ketuhanan

    Dari Rembulan ke Langit: Suluk Maleman dan Pencarian Makna Ketuhanan

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

      hariannu.com – Pemahaman manusia tentang Tuhan, karena perbedaan sudut pandang, acap menjadi rumit dalam banyak pembahasan. Masalah inilah yang mencoba dibedah di forum NgAllah Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (19/7) di Rumah Adab Indonesia Mulia. Awalnya Anis Sholeh Ba’asyin menggaris-bawahi bahwa apa yang disebut ateisme bukanlah gejala baru. “Dalam sejumlah teori, ditegaskan bahwa […]

  • Ekspo UMKM dan Bazar Buku Ramaikan Porsema 2025 di Wonosobo

    Ekspo UMKM dan Bazar Buku Ramaikan Porsema 2025 di Wonosobo

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Wonosobo – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII PWNU Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, seni, pertunjukan Seni Warok Lengger dan Tari Topeng, Porsema Bersholawat, tetapi juga diramaikan dengan ekspo dan bazar yang berpusat di Alun-Alun Wonosobo. Tahun ini, Porsema XIII diikuti oleh 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari […]

  • MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Hariannu.com-Sukoharjo – Setelah absen beberapa tahun, MI Walisongo Kalangan Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Market Day pada Jum’at, 21 Februari 2024 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan konsep berwirausaha yang islami dan mengembangkan kreativitas siswa. Market Day sebagai salah satu kegiatan implementasi dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) […]

expand_less