Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
  • visibility 592
  • comment 0 komentar

Semarang – Dosen UIN Walisongo dan Editor in Chief Journal of Integrated Elementary Education Dr. Hamdan Husein Batubara menyampaikan bahwa terdapat jenis-jenis kecerdasan buatan atau AI yang bisa digunakan untuk penulisan artikel ilmiah. Hal itu diungkapkan dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) melalui Zoom Meeting.

Menurut Hamdan, AI hanya sekadar alat dan asisten dalam penelitian atau penulisan. “AI adalah alat untuk memudahkan kita dalam menulis artikel ilmiah. Namanya alat, tidak seratus persen benar. Kenapa kok bisa salah? Karena bisa jadi data yang didapat salah, dan tidak bisa membaca kondisi, dan bergantung perintah yang kita ajukan,” beber Hamdan dalam materi bertajuk Strategi Penulisan Artikel Ilmiah dengan AI di Jurnal Ilmiah.

Dikatakan Hamdan, bahwa artikel adalah tulisan ringkas yang ditulis sesuai kode etik ilmiah. Sedangkan jurnal ilmiah adalah majalah yang menerbitkan artikel ilmiah secara berkala setelah melalui proses penelahaan dan penilaian mendalam oleh editor dan reviewer. “Sebelum menggunakan AI, kita harus mengetahui struktur artikel ilmiah ketika mau menulis artikel ilmiah,” beber dia.

Dipaparkannya, menulis ilmiah memerlukan kemampuan seni berargumentasi, penggunaan teknologi digital, dan pemahaman terhadap etika ilmiah. “Pemanfaatan teknologi digital (termasuk AI) secara optimal dapat membuat proses penulisan karya ilmiah menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” lanjut dia.

Hamdan juga membeberkan enam ragam AI untuk membantu penulisan artikel. Pertama, untuk pencarian ide dan judul artikel bisa menggunakan ChatGPT dan Gemini AI.

Kedua, pencarian literatur ilmiah dan penulisannya yaitu SciSpace, Elicit, Perplexity, dan ChatGPT.

Ketiga, pengembangan instrument dan analisis data yaitu Gemini AI, Google Formulir, Zoom, dan Julius.ai.

Keempat, penulisan pembahasan dan parafrasa yaitu Scispace, Quillbot, dan ChatGPT.

Kelima, penulisan simpulan, abstrak, dan penerjemahan yaitu ChatGPT dan Deepl.

Keenam, cek tata bahasa, pemeriksaan kemiripan, dan deteksi AI dengan Grammarly, Turnitin, dan SciSpace.

Kegiatan itu dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi yang memenuhi kompetensi guru mahir masih memprihantikan.

Sementara itu, narasumber kedua, Koordinator GLM Plus Dr. Hamidulloh Ibda menyampaikan bahwa struktur naskah artikel ilmiah berbeda-beda. Dalam kesempatan itu, reviewer 29 jurnal internasional terindeks Scopus itu membeberkan struktur karya ilmiah remaja (KIR), karya ilmiah guru, karya ilmiah kepala sekolah dan madrasah, karya best practice guru, kepala sekolah dan madrasah, struktur naskah karya tugas akhir (DIII, S1, S2, S3), dan struktur naskah artikel ilmiah.

Pihaknya menegaskan, bahwa dalam menulis artikel ilmiah baik itu siswa, guru, kepala madrasah dan kepala sekolah, pengawas, bahkan dosen pun, harus menguasai metode riset. “Metodologi riset dalam artikel jurnal adalah jantung dari sebuah penelitian. Poin ini menjadi bagian yang menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, mulai dari perencanaan hingga pengumpulan dan analisis data. Dengan kata lain, metodologi adalah resep yang diikuti oleh peneliti untuk mencapai hasil penelitiannya,” beber dia.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan GLM Part 3 tersebut merupakan bagian dari GLM Plus selama tiga bulan yang dilaksanakan dari bulan 29 Oktober 2024 sampai 24 Desember 2024. (HI)

  • Penulis: Harian NU
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli PWNU Jawa Tengah Kerahkan Relawan Profesional ke Aceh

    NU Peduli PWNU Jawa Tengah Kerahkan Relawan Profesional ke Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Aceh — NU Peduli Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah secara resmi mengerahkan 22 relawan dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah untuk mendukung penanganan bencana banjir di Provinsi Aceh. Pengerahan relawan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis kompetensi, menyesuaikan kebutuhan riil di lapangan. Para relawan berasal dari unsur LPBINU, Bagana, Fatayat NU, LP […]

  • MKKS Ma'arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding

    MKKS Ma’arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 308
    • 0Komentar

      Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Ma’arif NU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Workshop Branding pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bertempat di Aula Polewali SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri oleh 29 pengurus MKKS dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Agenda […]

  • Daripada Pidato, Peserta Lebih Suka Berkhotbah

    Daripada Pidato, Peserta Lebih Suka Berkhotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

  • Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PATI – Upaya mengawal keadilan bagi korban kembali ditegaskan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pati. Bersama sejumlah badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama lainnya, Fatayat melakukan kunjungan ke Kepolisian Resor (Polres) Pati pada Senin (4/5/2026). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris PC Fatayat NU Pati, serta Ketua LKP3A (Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan, dan […]

  • Teliti Kurikulum Merdeka, Ketua Ma’arif Jateng Minta Kementerian Rumuskan Tujuan Pendidikan Bersama

    Teliti Kurikulum Merdeka, Ketua Ma’arif Jateng Minta Kementerian Rumuskan Tujuan Pendidikan Bersama

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 273
    • 0Komentar

      Semarang – Penelitian disertasi Fakhruddin Karmani tidak hanya menawarkan model integrasi nilai, tetapi juga memberikan pesan strategis kepada pembuat kebijakan pendidikan nasional. Dalam temuannya, integrasi nilai Islam Nusantara menjadi jembatan yang menghubungkan ajaran Islam dengan Pancasila dan kebhinekaan Indonesia tanpa menciptakan dikotomi antara agama dan negara. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sistem pendidikan […]

  • NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

    NU Temanggung Tegaskan Komitmen NKRI Harga Mati dalam Apel 10.000 Kader

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Temanggung – Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Temanggung memadati Alun-alun Kabupaten dalam Apel dan Parade 10.000 Kader memperingati Harlah NU ke-100 Masehi. Momentum bersejarah ini menjadi ajang penegasan komitmen NU sebagai pilar utama Islam rahmatan lil alamin sekaligus penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bupati Temanggung Agus Setiawan dalam sambutannya pada hari Sabtu Pagi […]

expand_less