Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 697
  • comment 0 komentar

 

Hariannu.com.Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025.

Acara yang digelar melalui Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya FKPT Jateng yang menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, cinta kasih, dan toleransi antarumat beragama melalui pendekatan spiritual dan budaya.

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat upaya pencegahan radikalisme dan terorisme secara holistik dan humanis.

“Harmoni tidak lahir dari keseragaman, tapi dari perjumpaan dan penghargaan atas keberagaman. Melalui ‘Pitutur Cinta’, kami ingin menghidupkan kembali pesan-pesan kebajikan universal dari ajaran agama yang menanamkan kasih sayang dan persaudaraan antarumat manusia,” ujarnya dalam kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut.

Kegiatan yang difasilitasi oleh BNPT RI ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Plt. Kepala Kesbangpol Jateng Muslichah Setiasih, S.IP., M.M., M.Eng., yang diwakili Plt. Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Rahmad Winarto, narasumber nasional Dr. Sholehuddin, M.Pd., dan daerah Prof. Dr. KH. Syamsul Ma’arif, M.Ag., serta berbagai elemen masyarakat. Hadir peserta melalui Zoom Meeting lebih dari 140 dan juga secara luring di Semarang yaitu di kantor Badan Kesbangpol Jateng, dan di Jakarta.

FKPT mencatat, Jawa Tengah merupakan wilayah yang sangat beragam, dengan penduduk mencapai lebih dari 38 juta jiwa, terdiri atas berbagai suku, agama, dan budaya. Berdasarkan data BPS 2024, mayoritas penduduk Jawa Tengah beragama Islam (97,30%), diikuti oleh Kristen Protestan (1,43%), Katolik (1,04%), Buddha, Hindu, dan agama lainnya. Keberagaman ini menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menjaga persatuan dan mencegah konflik.

Kegiatan “Pitutur Cinta” diikuti oleh berbagai unsur seperti jurnalis kampus, wartawan media massa, konten kreator, pondok pesantren, ormas keagamaan, MUI, serta tokoh masyarakat lintas agama dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Hadir pula perwakilan dari Badan Pekerja Harian Sinode GITJ Kabupaten Pati, Majelis ZFZ Kasogatan Temanggung, Bamagnas, Korempa GKJ Tlogosari Semarang, dan Komunitas Mahasiswa Lamaholot.

Narasumber utama kegiatan ini, Prof. Dr. KH. Syamsul Ma’arif, M.Ag., Guru Besar Pendidikan Islam UIN Walisongo, menyampaikan materi berjudul “Kolaborasi Pelajar Lintas Agama dalam Menciptakan Kesejukan dan Kedamaian yang Inklusif dalam Beragama.” Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi dan lomba pembuatan konten dakwah perdamaian secara daring.

FKPT Jawa Tengah berharap kegiatan ini mampu mencetak agen perdamaian dan duta harmoni dari kalangan muda yang aktif menjaga nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

Di akhir sambutannya, Dr. Hamidulloh Ibda turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-15 kepada BNPT RI. Ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi BNPT dalam menjaga keamanan nasional dari berbagai potensi ancaman radikalisme dan terorisme.

“Kami yakin sinergi lintas lembaga akan membawa Indonesia semakin kuat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Kegiatan itu secara resmi dibuka secara resmi oleh Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A. Pihaknya menyebut pentingnya menguatkan imunitas kebangsaan tanpa harus melabeli kelompok tertentu. Dalam paparan sambutan, Prof Irfan juga berharap di era post-truth ini, para generasi muda bisa memanfaatkan beragam sumber selain media internet. Usai dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari kedua narasumber. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil Unggul, SMK NU Lasem Raih Juara 1 LKS Automobile Technology

    Tampil Unggul, SMK NU Lasem Raih Juara 1 LKS Automobile Technology

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 160
    • 0Komentar

      REMBANG, Kerja keras dan latihan konsisten akhirnya membuahkan hasil manis bagi siswa SMK NU Lasem, Syaiful Anwar yang sukses menempati posisi Juara 1 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Automobile Technology tingkat kabupaten. Ajang bergengsi tersebut digelar pada Minggu (29/3) di SMK Muhammadiyah Rembang dan diikuti oleh sejumlah SMK yang memiliki jurusan otomotif. Kompetisi […]

  • Sah, Rizal Ifan Chanaris Dilantik Jadi Dirut LPPL Temanggung TV

    Sah, Rizal Ifan Chanaris Dilantik Jadi Dirut LPPL Temanggung TV

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 365
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bhumi Phala Wisata serta Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV untuk periode 2025-2030, Senin (6/10/2025), di Pendopo Jenar Kompleks Kantor Bupati Temanggung. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan yang melantik Direktur […]

  • Kemah Bakti As-Salafiyah Lahar: Cara Unik Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

    Kemah Bakti As-Salafiyah Lahar: Cara Unik Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 348
    • 0Komentar

      hariannu.com – Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar kemah bakti dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 16-18 September 2025, di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Kemah bakti ini diikuti oleh 340 siswa, mulai dari kelas 5 Ibtidaiyah hingga kelas 12 Aliyah. Kepala […]

  • Isra' Mi'raj Warga PGAP-NU Balung on Unsplash

    Mengenal Isra’ Mi’raj, Salah Satu Peristiwa Penting Dalam Islam

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Hariannu.com – Isra’ Mi’raj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menjadi bagian dari keyakinan dan ajaran agama. Isra’ Mi’raj terjadi ketika Nabi Muhammad SAW diangkat oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Allah SWT. Isra’ Mi’raj juga merupakan momen yang penuh […]

  • ‎Selama 2025, Ma'arif NU Jateng Capai 191 Kegiatan dan Empat Kunjungan Luar Negeri ‎

    ‎Selama 2025, Ma’arif NU Jateng Capai 191 Kegiatan dan Empat Kunjungan Luar Negeri ‎

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Semarang — Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhruddin Karmani, menegaskan pentingnya evaluasi program kerja sekaligus penyusunan perencanaan strategis untuk tahun 2026 dalam rapat pengurus yang digelar di Kantor LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). ‎ ‎Rapat tersebut menjadi forum refleksi organisasi untuk menilai capaian program sekaligus merumuskan langkah penguatan […]

  • Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

expand_less