Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 443
  • comment 0 komentar

 

Malam belum sepenuhnya ramah ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah kembali menghidupkan mesin. Di sebuah rest area sunyi, secangkir kopi hitam berpindah dari tangan ke tangan. Hangatnya sederhana, namun cukup untuk menjaga mata tetap terjaga dan hati tetap kuat. Di situlah, di antara lelah dan doa, perjalanan kemanusiaan menuju Aceh Timur terus dilanjutkan.

Sebanyak 22 relawan berangkat membawa satu niat: hadir untuk saudara-saudara yang terdampak banjir di Aceh. Mereka datang dari latar belakang berbeda—tukang, sopir, tenaga sanitasi, pendamping trauma healing, hingga relawan dapur umum—namun disatukan oleh semangat yang sama: mengabdi tanpa pamrih.

Perjalanan ribuan kilometer bukan tanpa cerita. Jalan panjang dari Jambi menuju Pekanbaru, Dumai, hingga Medan, dipenuhi persinggahan singkat di SPBU, masjid, rumah makan sederhana, dan rest area. Di tempat-tempat itulah kopi kembali diseduh, bukan sekadar pelepas kantuk, melainkan penanda kebersamaan. Ada tawa kecil, ada keluh lelah, namun lebih banyak doa yang diam-diam terucap.

Di tengah malam, saat sebagian orang terlelap, rombongan harus berhenti karena kendala kendaraan. AC mobil mati, lampu sein bermasalah, dan panas mulai menyergap kabin. Namun tak ada keluhan panjang. Beberapa relawan membuka kap mesin, sebagian lainnya menyiapkan air minum. Semua bekerja dalam senyap, dengan keyakinan bahwa perjalanan ini lebih besar dari rasa tidak nyaman.

Menjelang subuh, ketika azan berkumandang dari kejauhan, langkah kembali diperlambat. Sholat, rehat sejenak, lalu kembali melaju. Total 1.916 kilometer telah dilalui, dan masih ada ratusan kilometer lagi sebelum Aceh Timur menyambut mereka. Jauh? Ya. Lelah? Pasti. Namun tak satu pun yang berniat berhenti.

“Selama saudara-saudara kita masih membutuhkan, lelah ini tidak ada artinya,” ujar (Kang mukhlisin) pimpinan relawan salah satu relawan sambil menyeruput kopi terakhir sebelum kendaraan kembali melaju.

Perjalanan ini bukan sekadar tentang sampai tujuan. Ia adalah tentang niat yang dijaga, doa yang dipanjatkan, dan langkah yang terus diayunkan. Dan di setiap transit, secangkir kopi menjadi saksi bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya—meski harus ditempuh dengan malam panjang dan jalan yang tak selalu mulus.

Doa terus mengiringi perjalanan relawan NU Peduli Jawa Tengah, agar mereka tiba dengan selamat, bekerja dengan ikhlas, dan pulang membawa cerita tentang harapan yang tumbuh dari kepedulian.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koordinator GLM Plus Ajak MTs Salafiyah Simbangkulon II Perkuat Literasi Ma’arif

    Koordinator GLM Plus Ajak MTs Salafiyah Simbangkulon II Perkuat Literasi Ma’arif

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 496
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menyambut hangat kedatangan rombongan peserta study banding MTs Salafiyah Simbang Kulon II Buaran, Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan literasi. Kegiatan itu diikuti sebanyak 20 siswi MTs Salafiyah Simbangkulon II yang tergabung dalam Tim Jurnalistik madrasah dan Pembina […]

  • Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 317
    • 0Komentar

    UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Inklusif […]

  • Wibowo Prasetyo Sebut AI Harus Digunakana untuk Luruskan Hoaks

    Wibowo Prasetyo Sebut AI Harus Digunakana untuk Luruskan Hoaks

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 373
    • 0Komentar

        Temanggung – Dalam menggunakan kecerdasan buatan (AI), masyarakat utamanya dosen dan mahasiswa wajib digunakan untuk meluruskan hoaks dan menyebar narasi positif di media sosial. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia H. Wibowo Prasetyo dalam kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial Kerjasama Direktorat Diktis, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam […]

  • Gelar Workshop Deep Learning dan Kurikulum Cinta; Maarif NU Kota Pekalongan

    Gelar Workshop Deep Learning dan Kurikulum Cinta; Maarif NU Kota Pekalongan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Pekalongan -Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Cinta dengan tema “Menciptakan Suasana Belajar dan Proses Pembelajaran Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful) & Menggembirakan (Joyful) menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang diikuti Kepala madrasah/sekolah beserta guru sebanyak 200 Peserta terlaksana pada Rabu, 28 Mei 2025 di Ballroom Hotel Dafam Pekalongan yang digelar oleh LP. Ma’arif NU PCNU […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Gelar PELATDA Magang Jepang di Banyumas

    LP Ma’arif NU Jateng Gelar PELATDA Magang Jepang di Banyumas

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANYUMAS — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan tenaga kerja muda Kader NU yang berdaya saing internasional. Melalui kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan International Manpower (IM) Japan serta mendapat support dari BAZNAS RI. Kegiatan dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga Oktober 2026, LP Ma’arif NU Jateng resmi menggelar […]

  • Ahmad Khudlori: Pengurus Ranting adalah Garda Terdepan Khidmat NU

    Ahmad Khudlori: Pengurus Ranting adalah Garda Terdepan Khidmat NU

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Tawangsari – Ahmad Khudlori, yang dilantik sebagai Ketua Tanfidz Anak Ranting NU RW 01 Desa Tawangsari, menegaskan pentingnya peran pengurus di tingkat akar rumput dalam organisasi Nahdlatul Ulama. “Puncak khidmat untuk NU adalah mereka yang ikhlas terus menerus berjuang di lingkungan terkecil, mereka yang selalu dekat dan berhadapan langsung dengan masyarakat, mereka yang tahu persis […]

expand_less