Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 326
  • comment 0 komentar

 

WONOSOBO – Ramadan di Pondok Pesantren Al-Qur’an (PPQ) Safiinatunnaja Kalibeber Wonosobo tahun ini terasa lebih berwarna. Selain diisi dengan ibadah mahdhah dan ngaji pasanan (ngaji kitab kuning), sebanyak 40 santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) bersama para pengurus pesantren mengikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking pada Rabu (4/3/2026) di Pendopo pesantren.

Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Lisan, Menata Hati, Cetak Generasi Handal di Era Digital” ini menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam membentuk santri yang tidak hanya kuat dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga terampil menyampaikan gagasan secara baik dan bertanggung jawab di ruang publik.

Hadir sebagai narasumber, Tunjang Ari Suseno, S.Ars., Wakil Ketua PC GP Ansor Wonosobo sekaligus penyiar Radio Purnamasidi FM Wonosobo, serta Faza Luthfia, S.Pd., jurnalis dan dosen tamu UGM Yogyakarta. Keduanya berbagi pengalaman seputar teknik dasar public speaking, mulai dari membangun rasa percaya diri, mengatur intonasi dan bahasa tubuh, hingga menyusun pesan yang efektif, terutama di era digital yang serba cepat.

Pelatihan berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif. Para santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diminta tampil secara bergantian untuk praktik langsung. Rasa gugup yang semula terlihat perlahan mencair. Dukungan teman-teman serta candaan khas pesantren membuat sesi latihan terasa santai namun tetap bermakna.

Lurah Pondok, Ahmad Yahya, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari agenda Ramadan pesantren. Ia berharap pelatihan ini benar-benar menjadi awal pembiasaan.

“Semoga tidak berhenti pada pelatihan ini. Ilmu yang didapat hari ini bisa dikembangkan dan dilatih secara rutin dalam kegiatan muhadlarah yang dilaksanakan setiap pekan secara bergilir. Dari latihan itulah mental, keberanian, dan kematangan berbicara akan terbentuk,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Pengasuh PPQ Safiinatunnaja, KH. Dr. Ngarifin Shidiq, yang juga Direktur Pascasarjana UNSIQ Wonosobo. Beliau menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan bekal penting bagi santri dan kader NU sebelum terjun ke tengah masyarakat.

“Santri harus siap menjadi penyampai risalah dakwah yang baik. Mereka tidak cukup hanya paham isi kitab yang dipelajari, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk menyampaikannya dengan cara bil hikmah wal mauidzatil hasanah, cara yang santun, bijak dan mencerahkan,” dawuh beliau di depan para wartawan.

Sebagai Katib Syuriah PCNU Wonosobo, beliau juga menambahkan bahwa PPQ Safiinatunnaja mengembangkan pola pendidikan holistik integratif berbasis Al-Qur’an. Pola tersebut dirancang agar santri menguasai ilmu agama (al-‘ulum al-diniyyah) dan ilmu umum (al-‘ulum al-‘aqliyah) secara seimbang, sekaligus berkembang dalam aspek spiritual, intelektual, dan keterampilan praktis.

Saat ini, PPQ Safiinatunnaja juga telah memiliki lembaga pendidikan formal berbentuk Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha yang setara SMP dan PDF Ulya yang setara SMA. Melalui jenjang tersebut, para santri tidak hanya mendalami ilmu-ilmu keagamaan, tetapi juga mempelajari mata pelajaran umum sebagaimana sekolah formal pada umumnya. Dengan sistem ini, pesantren berupaya menghadirkan pendidikan yang holistik integratif (syamilah-mutakammilah) yang memadukan tradisi kepesantrenan dengan kebutuhan akademik dan tantangan zaman.

Melalui pelatihan ini, Ramadan di PPQ Safiinatunnaja tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga ajang pembentukan karakter dan penguatan kompetensi santri sebagai calon pelayan umat di tengah dinamika masyarakat modern.

(er)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • ​'Nyanyian Pesisir': Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    ​’Nyanyian Pesisir’: Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 49
    • 0Komentar

    ATI — Ratusan kenangan tentang penyair Aloeth Pathi kembali dihidupkan melalui doa, puisi, musik, dan buku. Memperingati 100 hari wafatnya almarhum, Gandrung Sastra Pati menggelar doa bersama sekaligus meluncurkan buku kumpulan puisi bertajuk Nyanyian Pesisir di Rumah Gandrung Sastra, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (13/9/2026) malam. ​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga […]

  • Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

    Lewat Pitutur Cinta, BNPT dan FKPT Jateng Perkuat Toleransi dan Cegah Radikalisme

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 788
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk “Pitutur Cinta: Implementasi Ajaran Agama dalam Bingkai NKRI dengan Semangat Cinta Kasih”, yang melibatkan tokoh lintas agama, akademisi, serta generasi muda dari berbagai latar belakang pada Jumat 18 Juli 2025. Acara yang digelar melalui Bidang […]

  • Berjalan Kedua, Ini Materi GLM Ramadan Ma'arif NU Jateng

    Berjalan Kedua, Ini Materi GLM Ramadan Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Hariannu.com-Pati – Setelah terlaksana di zona 1 MTs Hasyim Asy’arif Jompong, Kradenan, Kabupaten Blora, Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 2 terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Kepala MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Drs. Achmad Mustagfiri mengatakan […]

  • 12.459 Pengelola Ponpes hingga Guru TPQ di Pati Terima Bantuan Kesejahteraan

    12.459 Pengelola Ponpes hingga Guru TPQ di Pati Terima Bantuan Kesejahteraan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 310
    • 0Komentar

      Harianu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan. Sebanyak 12.459 penerima yang terdiri dari Guru TPQ, Sekolah Minggu, Madrasah Diniyah, hingga Pengelola Pondok Pesantren menerima bantuan kesejahteraan di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (10/03/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Sunarji mengatakan, bantuan kesejahteraan ini diberikan dengan […]

  • Memaknai Satu Abad NU

    Memaknai Satu Abad NU

    • calendar_month Ming, 12 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Tepat pada tanggal 7 Februari 2023 Nahdlatul Ulama (NU) berusia 100 tahun atau lebih tepatnya satu abad menurut kalender hijriyah. Tentunya di usia satu abad ini, NU memiliki kontribusi besar terhadap Indonesia dan dunia dalam hal dunia Islam. Dalam usia satu abad NU, ada tonggak-tonggak sejarah yang patut dicatat dan dikenang. Adapun […]

  • MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Hariannu.com-Sukoharjo – Setelah absen beberapa tahun, MI Walisongo Kalangan Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Market Day pada Jum’at, 21 Februari 2024 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan konsep berwirausaha yang islami dan mengembangkan kreativitas siswa. Market Day sebagai salah satu kegiatan implementasi dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) […]

expand_less