Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » 29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 546
  • comment 0 komentar

 

 

Hariannu.com.Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

PORSEMA merupakan ajang rutin yang digelar untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi pelajar di bawah naungan Ma’arif NU. Tahun ini, PORSEMA XIII menghadirkan energi baru dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan yang siap memeriahkan jalannya kegiatan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa PORSEMA bukan sekadar ajang kompetisi. “PORSEMA adalah media pembinaan karakter generasi muda NU. Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. PORSEMA juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” ujarnya.

Fakhruddin juga menginformasikan, bahwa Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Suyitno, Ketua LP. Ma’arif NU PBNU Prof Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wonosobo H. Afif Nur Hidayat, S. Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein., seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab/Kota se Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat lain akan menghadiri kegiatan pembukaan Porsema XIII di Kabupaten Wonosobo.

Logo dan Maskot “Si Dombos”
PORSEMA XIII menghadirkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo PORSEMA XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Tujuan PORSEMA XIII
PORSEMA XIII dirancang sebagai ajang penyalur bakat, minat, pengetahuan, dan keterampilan dalam suasana yang kompetitif namun menyenangkan. Porsema menurut Fakhruddin, memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membentuk Profil Pelajar Aswaja An-Nahdliyah. Kedua, menumbuhkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Ketiga, meningkatkan loyalitas terhadap jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Keempat, memotivasi peserta didik dalam bidang olahraga dan seni. Kelima, menjaring pelajar berpotensi yang siap berkompetisi hingga tingkat internasional. Keenam, mendorong lahirnya generasi muda sehat jasmani dan rohani sebagai wujud pembangunan nasional.

“Target besar dari PORSEMA XIII adalah lahirnya pelajar NU yang nasionalis, religius, sportif, dan berprestasi, sehingga mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah semakin terjaga,” kata Fakhruddin.

29 Cabang Lomba
Porsema XIII menghadirkan 29 cabang lomba, terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni dengan jumlah 29 cabang lomba.

Cabang Olahraga Porsema XIII terdiri atas catur, Lari Jauh, Lari Sprint, Tenis Meja Beregu, Bulutangkis, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Senam Nahdlatul Ulama (SNU), Lompat Jauh, Basket. Sedangkan Cabang Seni terdiri atas Pencak Silat NU Pagar Nusa Seni Wiraloka, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Arab, Kaligrafi, Desain Poster Digital, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Puisi Religi, Qasidah Religi, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Empat Bahasa, Film Dokumenter NU, Penulisan Biografi Kiai Lokal, Rebana, Video (Vlog) Reportase Kegiatan, Festival Talenta PDBK.

Dengan ragam cabang lomba tersebut, PORSEMA XIII bukan hanya panggung kompetisi olahraga, melainkan juga ruang untuk menghidupkan seni, budaya, literasi, serta kreativitas pelajar NU.

Lokasi dan Agenda Kegiatan
Kegiatan PORSEMA XIII tersebar di 24 venue utama di Kabupaten Wonosobo. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan panitia. Pertama, MAN 2 Wonosobo: Catur (semua jenjang), Bola Voli Putri, dan cabang seni tertentu. Kedua, Stadion Kalianget: Lari Jauh, Lari Sprint, Lompat Jauh.

Ketiga, GOR Tobong Kertek & GOR Sanera Ketinggring: Bulutangkis. Keempat, GOR Watu Gong & Gedung Golkar: Sepak Takraw. Kelima, Lapangan Futsal Kejiwan, Bhayangkara, dan Andongsili: Futsal. Keenam, Pendopo Kabupaten: Rebana. Ketujuh, Alun-Alun Wonosobo: Qasidah Religi dan panggung hiburan. Kedelapan, UNSIQ Wonosobo: Berbagai cabang seni (Debat, MTQ, Kaligrafi, Poster, Biografi Kiai, Vlog, Festival PDBK, Pencak Silat, Puisi Religi, Pidato 4 Bahasa, dan lain-lain).

Sejumlah agenda kegiatan telah disiapkan panitia. Pertama, Rabu, 10 September 2025: Registrasi, rapat koordinasi pimpinan kontingen, dan Opening Ceremony di Hall Sasana Adipura Kencana. Kedua, Kamis–Jumat, 11–12 September 2025: Pelaksanaan seluruh lomba olahraga dan seni di venue masing-masing. Ketiga, Sabtu, 13 September 2025: Penutupan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, pengumuman juara umum, penyerahan medali, dan sayonara.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung hiburan di Alun-Alun Wonosobo yang menampilkan kreasi seni budaya pelajar NU dan menjadi pusat keramaian masyarakat.

Ajang Silaturahmi dan Prestasi
PORSEMA XIII tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter. Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, PORSEMA XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. PORSEMA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” kata Fakhruddin. (Ibda)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif PWNU Jateng Resmi Bermitra dengan Pearson Indonesia, Penguatan Bahasa Inggris Jadi Prioritas

    LP Ma’arif PWNU Jateng Resmi Bermitra dengan Pearson Indonesia, Penguatan Bahasa Inggris Jadi Prioritas

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juli 2026 – LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dan Pearson Indonesia resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan kompetensi Bahasa Inggris bagi guru dan peserta didik di lingkungan madrasah dan sekolah Ma’arif di Jawa Tengah. Dalam kesempatan […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 403
    • 0Komentar

      Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari […]

  • Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Karnaval Nusantara menjadi puncak kemeriahan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Sako Pandu Ma’arif PBNU, Mujiburrahman. Peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Arak-arakan budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang memukau para […]

  • Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    Fatayat NU Optimistis Fakultas Syariah IPMAFA Cetak Lulusan yang Dibutuhkan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PATI – Perwakilan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyambut baik peresmian Fakultas Syariah Institut Pesantren Matholi’ul Falah (IPMAFA) Pati yang dirangkai menjadi satu dengan Seminar Nasional di Auditorium II IPMAFA, Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso, Selasa (28/7/2026). Kehadiran fakultas baru dinilai menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi […]

  • Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

    Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 133
    • 0Komentar

    *PEKALONGAN* – Suasana haru bercampur bangga mewarnai acara Penutupan Pelatihan Tahap I Daerah Program Magang ke Jepang, program kerjasma Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dengan Kemnaker RI dan IM Japan Indonesia. Bertempat di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan pada Selasa (21/07/2026), acara ini menjadi momentum penting bagi puluhan pemuda pilihan yang siap […]

  • Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 318
    • 0Komentar

    UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Inklusif […]

expand_less