Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » 29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 363
  • comment 0 komentar

 

 

Hariannu.com.Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

PORSEMA merupakan ajang rutin yang digelar untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi pelajar di bawah naungan Ma’arif NU. Tahun ini, PORSEMA XIII menghadirkan energi baru dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan yang siap memeriahkan jalannya kegiatan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa PORSEMA bukan sekadar ajang kompetisi. “PORSEMA adalah media pembinaan karakter generasi muda NU. Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. PORSEMA juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” ujarnya.

Fakhruddin juga menginformasikan, bahwa Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Suyitno, Ketua LP. Ma’arif NU PBNU Prof Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wonosobo H. Afif Nur Hidayat, S. Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein., seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab/Kota se Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat lain akan menghadiri kegiatan pembukaan Porsema XIII di Kabupaten Wonosobo.

Logo dan Maskot “Si Dombos”
PORSEMA XIII menghadirkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo PORSEMA XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Tujuan PORSEMA XIII
PORSEMA XIII dirancang sebagai ajang penyalur bakat, minat, pengetahuan, dan keterampilan dalam suasana yang kompetitif namun menyenangkan. Porsema menurut Fakhruddin, memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membentuk Profil Pelajar Aswaja An-Nahdliyah. Kedua, menumbuhkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Ketiga, meningkatkan loyalitas terhadap jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Keempat, memotivasi peserta didik dalam bidang olahraga dan seni. Kelima, menjaring pelajar berpotensi yang siap berkompetisi hingga tingkat internasional. Keenam, mendorong lahirnya generasi muda sehat jasmani dan rohani sebagai wujud pembangunan nasional.

“Target besar dari PORSEMA XIII adalah lahirnya pelajar NU yang nasionalis, religius, sportif, dan berprestasi, sehingga mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah semakin terjaga,” kata Fakhruddin.

29 Cabang Lomba
Porsema XIII menghadirkan 29 cabang lomba, terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni dengan jumlah 29 cabang lomba.

Cabang Olahraga Porsema XIII terdiri atas catur, Lari Jauh, Lari Sprint, Tenis Meja Beregu, Bulutangkis, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Senam Nahdlatul Ulama (SNU), Lompat Jauh, Basket. Sedangkan Cabang Seni terdiri atas Pencak Silat NU Pagar Nusa Seni Wiraloka, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Arab, Kaligrafi, Desain Poster Digital, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Puisi Religi, Qasidah Religi, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Empat Bahasa, Film Dokumenter NU, Penulisan Biografi Kiai Lokal, Rebana, Video (Vlog) Reportase Kegiatan, Festival Talenta PDBK.

Dengan ragam cabang lomba tersebut, PORSEMA XIII bukan hanya panggung kompetisi olahraga, melainkan juga ruang untuk menghidupkan seni, budaya, literasi, serta kreativitas pelajar NU.

Lokasi dan Agenda Kegiatan
Kegiatan PORSEMA XIII tersebar di 24 venue utama di Kabupaten Wonosobo. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan panitia. Pertama, MAN 2 Wonosobo: Catur (semua jenjang), Bola Voli Putri, dan cabang seni tertentu. Kedua, Stadion Kalianget: Lari Jauh, Lari Sprint, Lompat Jauh.

Ketiga, GOR Tobong Kertek & GOR Sanera Ketinggring: Bulutangkis. Keempat, GOR Watu Gong & Gedung Golkar: Sepak Takraw. Kelima, Lapangan Futsal Kejiwan, Bhayangkara, dan Andongsili: Futsal. Keenam, Pendopo Kabupaten: Rebana. Ketujuh, Alun-Alun Wonosobo: Qasidah Religi dan panggung hiburan. Kedelapan, UNSIQ Wonosobo: Berbagai cabang seni (Debat, MTQ, Kaligrafi, Poster, Biografi Kiai, Vlog, Festival PDBK, Pencak Silat, Puisi Religi, Pidato 4 Bahasa, dan lain-lain).

Sejumlah agenda kegiatan telah disiapkan panitia. Pertama, Rabu, 10 September 2025: Registrasi, rapat koordinasi pimpinan kontingen, dan Opening Ceremony di Hall Sasana Adipura Kencana. Kedua, Kamis–Jumat, 11–12 September 2025: Pelaksanaan seluruh lomba olahraga dan seni di venue masing-masing. Ketiga, Sabtu, 13 September 2025: Penutupan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, pengumuman juara umum, penyerahan medali, dan sayonara.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung hiburan di Alun-Alun Wonosobo yang menampilkan kreasi seni budaya pelajar NU dan menjadi pusat keramaian masyarakat.

Ajang Silaturahmi dan Prestasi
PORSEMA XIII tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter. Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, PORSEMA XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. PORSEMA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” kata Fakhruddin. (Ibda)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Inovasi Guru, LP Ma'arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Harian NU
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024). “LP Ma’arif Jateng […]

  • Guru Ma'arif NU Banyumas Belajar Penggunaan AI dalam Asesmen Pembelajaran

    Guru Ma’arif NU Banyumas Belajar Penggunaan AI dalam Asesmen Pembelajaran

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 452
    • 0Komentar

      Hariannu.com. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Banyumas menggelar Workshop Optimalisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Asesmen Pembelajaran bagi guru MTs Ma’arif NU se-Kabupaten Banyumas. Workshop yang diikuti oleh 64 guru perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran ini digelar di Purwokerto, Senin-Selasa, 4-5 Agustus 2025. Ketua LP Ma’arif NU PCNU Banyumas, Edi Sungkowo menjelaskan workshop ini […]

  • Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 257
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Wow, coba lihat, susunya besar dan kencang,” kata seorang pria yang fetish pada payudara. Setiap melihat wanita dengan body montok, dia selalu berseloroh soal susu kepada siapapun yang berada di dekatnya. Dirinya beranggapan bahwa, semua lelaki sama, fetish pada susu. Ini namanya generalisasi. Padahal kenyataannya kan tidak demikian. Ada lelaki […]

  • LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers

    LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 57
    • 0Komentar

      Wuhan – Upaya peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia terus diperkuat melalui kerja sama internasional. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah menginisiasi kegiatan Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers yang diselenggarakan di Central China Normal University (CCNU), Wuhan, Tiongkok. Program pelatihan ini […]

  • Porsema XIII Pati Resmi Dimulai, Ribuan Siswa Ma'arif NU Siap Bertanding

    Porsema XIII Pati Resmi Dimulai, Ribuan Siswa Ma’arif NU Siap Bertanding

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pati – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif Nahdlatul Ulama (Porsema) XIII tingkat Kabupaten Pati resmi dibuka di lapangan Safin Pati Sport School (SPSS) yang berada Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, pada Sabtu (9/8/2025) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh 1.550 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA/SMK yang berada di bawah naungan […]

  • KH. Hasyim Asy’ari Gentan Bendosari Kunjungi LANUD Adisumarmo Surakarta

    KH. Hasyim Asy’ari Gentan Bendosari Kunjungi LANUD Adisumarmo Surakarta

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Hariannu.com-Sukoharjo – Raudhatul Athfal KH. Hasyim Asy’ari Gentan Bendosari, Sukoharjo, melakukan kunjungan ke Lapangan Udara Adi Udara (LANUD) Adisumarmo Surakarta. Kepala RA KH. Hasyim Asy’ari, Tri Maryati, S.Pd mengatakan Kegiatan Wisata Edukasi merupakan program sekolah yang menggabungkan kegiatan wisata atau refreshing dengan memasukkan muatan materi pembelajaran di dalamnya. “Kegiatan kunjungan ke Lapangan Udara Adi Sumarmo […]

expand_less