Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Ketua LP Ma’arif Wonosobo Kampanyekan Pendidikan Islam Moderat di Malaysia

Ketua LP Ma’arif Wonosobo Kampanyekan Pendidikan Islam Moderat di Malaysia

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

 

Kuala Lumpur, 4 November 2025 — Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo sekaligus mahasiswa S3 Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, Edi Rohani, menjadi salah satu pemateri dalam seminar internasional bertajuk “International Seminar on Islamic Education (ISIE): Integrating Islamic Education and Knowledge for Global Competitiveness” yang diselenggarakan di Universiti of Malaya, Malaysia, Selasa (4/11/2025).

Dalam forum ilmiah yang dihadiri para akademisi dan peneliti dari dua negara tersebut, Edi Rohani memaparkan makalah berjudul “Pendidikan Islam Moderat sebagai Strategi Penguatan Toleransi dan Harmoni Sosial di Indonesia.” Ia menegaskan bahwa meningkatnya fenomena intoleransi, polarisasi keagamaan, dan disintegrasi sosial di Indonesia menuntut adanya pembaruan paradigma pendidikan Islam agar mampu melahirkan generasi yang moderat, inklusif, dan cinta damai.

“Pendidikan Islam moderat harus menjadi sarana membangun karakter bangsa yang berimbang, terbuka, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut Edi Rohani, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Jawa Tengah, pendidikan Islam moderat berakar pada empat nilai utama, yaitu tawaṣṣuṭ (moderat), tawāzun (keseimbangan), tasāmuḥ (toleransi), dan i‘tidāl (keadilan). “Melalui empat nilai dasar itu, pendidikan Islam tidak hanya membentuk pemahaman keagamaan, tetapi juga membangun karakter sosial yang menghargai perbedaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendidikan Islam moderat berpijak pada prinsip Islam raḥmatan lil-‘ālamīn yang menempatkan kemanusiaan sebagai dasar etika beragama. “Dari sisi pedagogis, pendekatan dialogis, humanis, dan kontekstual menjadi kunci untuk menumbuhkan karakter toleran di kalangan peserta didik,” paparnya. “Sedangkan dari aspek sosial, pendidikan Islam moderat berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan seperti Pancasila,” imbuhnya.

Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Wonosobo itu juga menyoroti masih adanya konflik internal di kalangan umat Islam, di mana perbedaan pandangan sering kali berujung pada sikap saling menyalahkan, menyesatkan, bahkan mengkafirkan. “Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi jika nilai-nilai Islam dipahami secara utuh. Agama justru mengajarkan perdamaian, keadilan, dan kasih sayang bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa tren Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) dalam lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. “Jika pada tahun 2020 indeks KUB berada di angka 67,46, maka pada tahun 2024 meningkat menjadi 76,47. Ini menunjukkan bahwa semangat toleransi dan harmoni sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui partisipasinya dalam seminar internasional ini, Edi Rohani menegaskan pentingnya menjadikan Islam Nusantara sebagai model praksis pendidikan Islam moderat yang mampu mengelola keragaman dan memperkuat integrasi bangsa. “Pengalaman Indonesia dalam membangun kehidupan beragama yang damai dapat menjadi contoh bagi masyarakat global,” ujarnya menutup sesi presentasinya.

Kehadiran Edi Rohani di Universiti Malaya yang didanpingi sekretarisbya, Faizal Arifin, menjadi bentuk kontribusi nyata kader LP Ma’arif NU Wonosobo dalam mendorong pengembangan pendidikan Islam yang moderat, berwawasan kebangsaan, serta berorientasi pada perdamaian dunia.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd. Hariannu.com – Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada […]

  • Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 216
    • 0Komentar

      Temanggung – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung KH. Muchamad Nurul Yaqin (Gus Nurul Yaqin) berharap agar Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menjadi tempat perkaderan intelektual Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu diungkapkan dalam Pembinaan Ke-NU-an dan Ke-INISNU-an kepada para pejabat INISNU Temanggung masa khidmat 2025-2029 di aula lantai 3 kampus setempat […]

  • MKKS Ma'arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding

    MKKS Ma’arif NU Jawa Tengah Adakan Rakor dan Workshop Branding

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 126
    • 0Komentar

      Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Ma’arif NU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Workshop Branding pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bertempat di Aula Polewali SMA Nasima, Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri oleh 29 pengurus MKKS dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Agenda […]

  • ASWAJA FEST 2025: Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah MTs/SMP LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung Sukses Digelar

    ASWAJA FEST 2025: Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah MTs/SMP LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung Sukses Digelar

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Temanggung – MTs Integrasi Al Hudlori Kebonsari Temanggung menjadi tuan rumah Lomba Hafalan Bacaan Tahlil dan Tarqiyah tingkat MTs dan SMP di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan semangat keagamaan serta melestarikan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah di kalangan pelajar. Acara berlangsung pada Kamis, 19 Juni […]

  • LP Ma’arif PWNU Jateng Akan Sosialisasikan Majalah Ma’arif Tahun Ajaran 2025/2026

    LP Ma’arif PWNU Jateng Akan Sosialisasikan Majalah Ma’arif Tahun Ajaran 2025/2026

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 425
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah akan menggelar Sosialisasi Majalah Ma’arif / Majalah Mopdik edisi Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu, 18 Juni 2025 pukul 08.30 WIB melalui platform Zoom Meeting. Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa kegiatan ini […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Harian NU
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik.Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar Suluk Maleman […]

expand_less