Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

 

Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui SK nomor 10940 tahun 2025 menetapkan kepengurusan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Pusat masa khidmat 2025 2030. Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi dan dicap basah oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno menjadi entitas resmi yang diakui oleh negara di Jakarta tertanggal 31 Desember 2025.

Penerbitan SK kegiatan FPMI merupakan langkah konkret dalam memperkuat kapasitas pendidik madrasah. Hadirnya FPMI ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan inklusif khususnya di lingkup pendidikan Kementerian Agama. SK ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kegiatan FPMI ke depan.

Ketua FPMI Pusat, Supriyono menyambut baik atas penerbitan SK tersebut. Selain itu Supriyono menegaskan bahwa terbitnya SK ini menandakan dimulainya masa bakti kepengurusan baru secara formal.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur atas hadirnya SK ini. Dengan terbitnya SK yang diterbutkan, FPMI sebagai sebuah organisasi profesional memiliki landasan legalitas yang kuat, dan kami siap berkontribusi secara nasional,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Terbitnya SK ini merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas dan berkeadilan. Dengan adanya FPMI, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendidik madrasah dan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua peserta didik. Supriyono yang akrab dengan sebutan Leck Prie mengungkapkan bahwa FPMI telah siap berkegiatan ke depan.

“FPMI siap bergerak dan berdampak bagi pendidikan inklusif Kemenag, Insyaallah kami telah menyusun agenda seperti pelatihan guru, pengembangan kurikulum inklusif, dan penyediaan sarana prasarana yang ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus” pungkas Supriyono.

Senada halnya yang disampaikan oleh Kasubdit Pendidikan Vokasi dan Inklusi, Anis Masykur, seutas harapan pun terlontar untuk segenap jajaran pengurus FPMI.

“Selamat bekerja penuh semangat, kami atas nama Kementerian Agama senantiasa memberikan dukungan dan semangat di semua level dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang semakin bermutu , ramah dan inklusif,” ucapnya.

Utikk

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng 2025-2027 Dilantik BNPT RI

    Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng 2025-2027 Dilantik BNPT RI

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Jakarta – Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah periode 2025-2027 secara resmi dilantik oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia Komjen. Pol. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., pada Rabu (23/4/2025) di Hotel Vasaka Jakarta. Pelantikan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) ke-XII di […]

  • Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 428
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati tidak mau para petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu kembali menjadi korban aksi premanisme. Mereka pun ikut mengawal kasus sengketa lahan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan keluhan dan aspirasi dari petani Pundenrejo Pati usai aksi premanisme terjadi yang mengakibatkan […]

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • Ekstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa

    Ekstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 599
    • 0Komentar

    HariannuCom.Sukoharjo – Ekstrakurikuler muhadhoroh yang diprkatikkan SMP IT Al-Anis Kartasura, Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu kegiatan untuk memerkuat karakter siswa. Sebagai SMP di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, SMP IT Al-Anis Kartasura secara konsisten melaksanakan muhadhoroh setiap seminggu sekali. Ekstrakulikuler muhadharah di SMPIT Al – Anis Kartasura dilaksankan setiap hari Sabtu pada pukul 08.15 […]

  • ‎Inisnu Tindak Lanjuti Kerjasama Beasiswa dengan Disparpora Magelang

    ‎Inisnu Tindak Lanjuti Kerjasama Beasiswa dengan Disparpora Magelang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 213
    • 0Komentar

    ‎ ‎Magelang – Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Joni, M.Pd.BI., Wakil Rektor IV Eko Sariyekti, M.S.I., Ketua Pusat Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Moh. Syafi’, M.Hum., dan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Yenny Aulia Rachman, […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Harian NU
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik.Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar Suluk Maleman […]

expand_less