Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Ibda Sebut AI Hanya Jadi Alat, Tak Bisa Gantikan Peneliti dalam Menulis Karya Ilmiah

Ibda Sebut AI Hanya Jadi Alat, Tak Bisa Gantikan Peneliti dalam Menulis Karya Ilmiah

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 375
  • comment 0 komentar

 

Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, dan H. Wibowo Prasetyo, Anggota DPR RI.

Dalam paparannya bertema “Tips dan Trik Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, Dr. Hamidulloh Ibda menjelaskan strategi praktis penulisan artikel ilmiah dengan bantuan teknologi AI atau AI for Research (AIfoR). Ia menekankan pentingnya penggunaan AI bukan sebagai pengganti peneliti, melainkan sebagai asisten berpikir dalam setiap tahap penelitian mulai dari penentuan tren riset, penulisan judul, abstrak, pendahuluan, hingga analisis data dan penyusunan simpulan.

“AI harus diposisikan sebagai mitra intelektual. Peneliti tetap menjadi pengendali utama agar karya ilmiah tetap beretika, orisinal, dan bernilai akademik,” ujar Dr. Ibda dalam sesi materinya.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting. Pertama, pemilihan AIfoR tools seperti ChatGPT, Scite.ai, Perplexity, Elicit, hingga ResearchRabbit. Kedua, penerapan model Introduction, Method, Result, and Discussion (IMRAD) dalam struktur artikel ilmiah. Ketiga, strategi parafrasa untuk menghindari deteksi AI. Keempat, teknik analisis data berbasis AI, baik kualitatif maupun kuantitatif. Kelima, etika akademik dalam penggunaan teknologi kecerdasan artifisial.
Iba juga menegaskan, selamanya AI hanya jadi alat, tools, bantu drafting, dan tidak bisa menggantikan dosen dan mahasiswa sebagai peneliti. “Yang cerdas itu penelitinya, bukan alatnya,” kata dia.
Menurut Ibda, tips memilih AI for research dan tools untuk penulisan dan olah data riset sangat beragam. Pertama, pilih AI yang relevan dengan tahapan penelitian. Kedua, gunakan AIfoR yang memiliki database akademik dan integrasi dengan sumber ilmiah terverifikasi (elicit, Scite.ai, Connected Papers, Perplexity). Ketiga, pilih AIfoR yang mudah diintegrasikan dengan tools akademik lain (Mendeley, Zotero, Google Docs, dll). Keempat, pastikan keamanan dan etika penggunaan (amankan data privadi ke AI Publik, privacy policy jelas). Kelima, gunakan AIfoR sebagai asisten berpikir, bukan sebagai pengganti peneliti. Keenam, verifikasi ahli, halusinasi (penghalusan naskah), review & proofreading pakar. Ketujuh, uji, revisi, review, dan submit sendiri.

Sementara itu, H. Wibowo Prasetyo dalam sesinya membahas tema “Etika Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, menyoroti pentingnya menjaga integritas akademik di tengah maraknya penggunaan AI dalam dunia riset dan publikasi ilmiah, dan kehidupan sosial yang dipenuhi hoaks dan narasi kebencian yang diproduksi AI melalui deepfake.

Dalam pembukaan, Dekan FITK UIN Walisongo, Prof. Dr. Fatah Syukur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan literasi akademik digital di kalangan dosen dan peneliti. “Pelatihan ini merupakan langkah nyata mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu moderator, di mana para peserta berdiskusi tentang praktik penulisan ilmiah dengan AI secara etis dan efektif.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para dosen, peneliti, dan mahasiswa sebanyak 195 peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi, relevan dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang pada prinsip integritas akademik. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 501
    • 0Komentar

      hariannu – Festival Rebana dalam rangka Haul ke-103 KH Abdurrahman bin Yahya dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM), digelar di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, pada Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antarpeserta. Ketua HUT YAPIM, Ahmad Jami’in, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas […]

  • Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Sri Wahyu Susilowati Resmi Pimpin MTs Ma'arif Sapuran

    Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Sri Wahyu Susilowati Resmi Pimpin MTs Ma’arif Sapuran

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 48
    • 0Komentar

    WONOSOBO – MTs Ma’arif Sapuran menggelar acara pelantikan Kepala Madrasah baru pada Sabtu (1/8/2026). Dalam prosesi tersebut, Sri Wahyu Susilowati, S.Pd. resmi dilantik sebagai Kepala MTs Ma’arif Sapuran, menggantikan Arif Muchtar, S.E. yang telah menuntaskan masa khidmahnya selama dua periode atau delapan tahun. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Rois Syuriah MWCNU Sapuran KH. Yahya, […]

  • Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar 'Sambang Pesantren' di Pati

    Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar ‘Sambang Pesantren’ di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 42
    • 0Komentar

      ​PATI — Upaya memperkuat keharmonisan dan keamanan di lingkungan pesantren terus digalakkan. Pengrus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan SAKA Pesantren, bekerja sama dengan PWNU Jawa Tengah serta PCNU Kabupaten Pati, sukses menggelar kegiatan Sambang Pesantren dengan mengusung tema “Pesantrenku Aman”, Ahad (2/8/2026). ​Kegiatan yang diselenggarakan oleh RMI PWNU Jawa […]

  • Sah, Rizal Ifan Chanaris Dilantik Jadi Dirut LPPL Temanggung TV

    Sah, Rizal Ifan Chanaris Dilantik Jadi Dirut LPPL Temanggung TV

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 405
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bhumi Phala Wisata serta Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV untuk periode 2025-2030, Senin (6/10/2025), di Pendopo Jenar Kompleks Kantor Bupati Temanggung. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan yang melantik Direktur […]

  • Ayo Daftar Magang Jepang Lewat Ma’arif NU Jateng, Dibuka Sampai Akhir Juli 2025

    Ayo Daftar Magang Jepang Lewat Ma’arif NU Jateng, Dibuka Sampai Akhir Juli 2025

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Semarang – Di depan Kepala SMK Maarif NU Se Jawa Tengah, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul UlamaJawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin secara resmi melaunching program Magang Jepang Kerjasama antara Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa Tengah dengan Kementerian Tenaga Kerja dan IM Japan pada Senin, 14 April 2025. Launching tersebut sekaligus menandai dibukanya pendaftaran peserta […]

  • MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma'arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma’arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

expand_less