Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Siswa MA Tarbiyatul Banin Buat Film Dokumenter Manuskrip Kalongan untuk Pelestarian

Siswa MA Tarbiyatul Banin Buat Film Dokumenter Manuskrip Kalongan untuk Pelestarian

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
  • visibility 586
  • comment 0 komentar

 

“Upaya siswa MA Tarbiyatul Banin mengangkat manuskrip Kalongan ke layar dokumenter dianggap sebagai langkah pelestarian warisan kuno yang cerdas. Manuskrip yang awalnya hanya tersimpan dalam lemari keluarga pewaris kini bertransformasi menjadi produk digital, sekaligus ikon cagar budaya lokal yang bisa diwariskan lintas generasi.”

Pati – Salsabila Azzahra, siswa Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Banin, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Pati, punya cara unik melestarikan warisan kuno. Dengan dibantu tim, Meutia Ayu Safitri, Mutiara Alfita Sari, dan Fikri Hadi Mahmudan, mereka membuat film dokumenter tentang Manuskrip Kalongan, naskah fiqih-sufistik warisan ulama lokal yang berusia ratusan tahun.
Langkah ini disebut sebagai cara kreatif generasi muda pesantren menjaga warisan sekaligus mengenalkan manuskrip ke publik di era digital.
Naskah Rapuh, Isi Tetap Relevan
Manuskrip Kalongan adalah bagian dari tiga naskah kuno di Desa Pekalongan. Selain manuskrip Syathoriyah dan Al-Qur’an tulisan tangan ulama alumnus Baghdad, ada naskah fiqih-sufistik yang banyak bicara tentang syariat, thariqah, haqiqah, hingga ma’rifah.
Walau kondisi fisik naskah sudah lusuh dan sebagian huruf hilang, isinya masih bisa dibaca. Keluarga pewaris hingga kini tetap merawatnya dengan baik.
Dari manuskrip ini, saya kira apa yang dilakukan siswa MA Tarbiyatul Banin itu, jelas terlihat bahwa ilmu pada masa lalu bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian,” ungkap KH. Ubaidillah Achmad Taman Munji, Dosen UIN Semarang sekaligus peneliti Manuskrip Pesantren saat dihubungi melalui telepon.

Sumber: Dokumen milik Salsabila Azzahra, tahun 2025

Jejak Pendidikan dan Perlawanan
Sejarah manuskrip Kalongan juga tak terpisahkan dari lahirnya lembaga pendidikan Islam di Pekalongan Winong. Pada tahun 1930 KH Anwar beserta rombongan mendatangi KH. Ismail Zainal Abidin di desa pelakongan yang belum ada masdrasah dan masjidnya. Tidak lama kemudian madrasah Far’iyah Matholiul Falah berdiri. Guru-gurunya dikirim dari Kajen antara lain KH. Sanadji, KH.Fahrur Rozi dan dibantu guru-guru lokal lainnya.
Namun, sekolah itu ditutup oleh pemerintah Hindia Belanda karena dianggap bagian dari gerakan anti-kolonial. Pendidikan Islam kembali ke surau-surau.
Saat pendudukan Jepang, tepatnya pada tahun 1943, sekolah dibuka lagi dengan nama Tarbiyatul Banin. Nama ini lalu bertahan hingga sekarang sebagai lembaga pendidikan Islam di desa tersebut.
Manuskrip Jadi Cagar Budaya Digital
Lewat dokumenter buatan siswa MA Tarbiyatul Banin, manuskrip Kalongan kini muncul dengan wajah baru. Film tersebut memuat wawancara tokoh masyarakat, akademisi, hingga pewaris naskah, sekaligus memperlihatkan nilai-nilai sufistik yang relevan dengan masa kini.
“Fiqh itu fleksibel, bisa mengikuti zaman. Dengan dokumenter ini, metode lama seperti ngaji kitab kuning bisa disambungkan dengan cara belajar digital,” respon Roiyan Roiyyanallillah selaku Guru PAI MA Tarbiyatul Banin saat ditanya tentang film dokumenter dengan model pembelajaran fiqih di masrasah.
Generasi Muda Urun Peran
Film dokumenter menjadi cara generasi muda melestarikan khazanah keilmuan ulama sekaligus menjadikannya produk budaya. Proses ini mengubah manuskrip dari sekadar naskah kertas menjadi memori digital yang bisa diakses kapan saja.
“Bukti bahwa tradisi ulama Pekalongan masih hidup sampai sekarang ada di manuskrip ini. Dan generasi muda berhasil menghadirkannya kembali dalam bentuk modern,” tutur Dhofir Maqosith, selaku Ketua MWC NU Kecamatan Winong.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Peran Asesor: Upgrading MUK 2023 Dorong Standarisasi Uji Kompetensi di Sekolah Ma’arif

    Penguatan Peran Asesor: Upgrading MUK 2023 Dorong Standarisasi Uji Kompetensi di Sekolah Ma’arif

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Hariannu.com-Kudus, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma’arif Jateng telah sukses menggelar Upgrading Materi Uji Kompetensi (MUK) versi 2023 yang berlangsung pada 10-12 Februari 2025 di SMK Ma’arif Kudus, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi asesor dalam melaksanakan uji sertifikasi berbasis standar terbaru. Dalam sambutannya, Arif Zaenal Mubarrok sebagai […]

  • Lama Berkiprah, Prof Syamsul Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan

    Lama Berkiprah, Prof Syamsul Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 434
    • 0Komentar

      Semarang – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Syamsul Ma’arif, M.Ag., mendapatkan penghargaan Abdi Nagari Award 2025 dalam Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025) kemarin. Selain Prof Syamsul, terdapat pula sebanyak 32 aparatur negara mulai dari guru, dosen, rektor, […]

  • Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 435
    • 0Komentar

      Nuansa petualangan mewarnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah melalui kegiatan jelajah Air Terjun Semirang, Kecamatan Ungaran Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan kelestarian alam. Para peserta menempuh jalur trekking menuju air terjun sambil melakukan aksi bersih lingkungan. Sampah-sampah yang ditemui di sepanjang […]

  • LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS.Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS Mencapai Rp15,6 Miliar, Keren

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 544
    • 0Komentar

    PATI – Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, telah mengelola dana sebesar Rp15,6 miliar.  Adapun dana itu terdiri atas Rp. 2,087,913,520 dana Zakat, Rp. 742,254,261 penerimaan dana Infak non Koin, Rp. 5,180,900,204 dana Koin NU, dan Rp. 7,603,488,020 yang bersumber dari dana lainnya.  Jika dibandingkan tahun sebelumnya, […]

  • Upacara Pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma'arif Jawa Tengah Tahun 2025

    Upacara Pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma’arif Jawa Tengah Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 449
    • 0Komentar

      SAKOMANU – Pada hari Senin, 15 Desember 2025 telah berlangsung dengan hikmat upacara pembukaan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian SAKO Pramuka Pandu Ma’arif Jawa Tengah Tahun 2025. Kegiatan dibuka oleh Ketua PBNU Jawa Tengah, Kakak KH. Abdul Ghaffar Rozin, M.Ed. (Gus Rozin), selaku pembina upacara pembukaan. Dalam sambutannya, Gus Rozin menyampaikan harapan besar kepada para […]

  • INISNU dan UniSHAMS Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional

    INISNU dan UniSHAMS Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 509
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective […]

expand_less