Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » SMP Eyzzul Moslem Tanamkan Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Kegiatan di Barak Militer Bantir, Sumowono

SMP Eyzzul Moslem Tanamkan Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Kegiatan di Barak Militer Bantir, Sumowono

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 384
  • comment 0 komentar

‎
‎Sumowono – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Eyzzul Moslem Temanggung melaksanakan kegiatan Pendidikan Karakter dan Bela Negara yang bertempat di Barak Militer Bantir, Kecamatan Sumowono, pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP Eyzzul Moslem dengan penuh semangat, antusiasme, dan kedisiplinan tinggi.
‎
‎SMP Eyzzul Moslem merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung yang terus meningkatkan mutu melalui beragam program.
‎
‎Kegiatan pendidikan di lingkungan barak militer tersebut bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebersamaan, kemandirian, dan ketangguhan mental siswa melalui pengalaman belajar di luar kelas.
‎
Selama dua hari pelaksanaan, para siswa mendapatkan pembinaan langsung dari aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Berbagai materi disampaikan secara terstruktur, meliputi latihan kedisiplinan, baris-berbaris, wawasan kebangsaan, pembinaan mental, serta latihan fisik ringan yang disesuaikan dengan usia peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih tanggung jawab, kerja sama, serta kepatuhan terhadap aturan.
‎
‎Kepala SMP Eyzzul Moslem, Heru Setyo Aji, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan Karakter dan Bela Negara merupakan bagian dari program sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan.
‎
‎“Melalui pendidikan di barak militer ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal penting baginda siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
‎
‎Salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam hal kedisiplinan dan sikap kebersamaan. “Kami melihat perubahan sikap siswa selama kegiatan berlangsung. Mereka lebih tertib, saling membantu, dan mampu bekerja sama dengan baik. Ini menjadi pembelajaran karakter yang sangat berharga,” ungkapnya.
‎
‎Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satu peserta mengaku senang dapat mengikuti kegiatan pendidikan di barak militer. “Kegiatannya seru dan menantang. Kami belajar disiplin, baris-berbaris, dan diajarkan untuk saling kompak. Pengalamannya berbeda dari belajar di sekolah dan sangat berkesan,” tuturnya.
‎
‎Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengenakan seragam pramuka dan mengikuti berbagai agenda, seperti apel bersama, latihan fisik, materi motivasi, serta pembinaan mental yang membangun rasa percaya diri.
‎
‎Kebersamaan antara siswa, guru, dan pembina dari TNI menciptakan suasana kegiatan yang penuh semangat, kekompakan, dan nilai kebersamaan.
‎
‎Melalui kegiatan Pendidikan Karakter dan Bela Negara di Barak Militer Bantir ini, diharapkan siswa SMP Eyzzul Moslem mampu menerapkan nilai-nilai positif yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan profil pelajar yang berakhlak dan berjiwa nasionalis.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Tanggapi Pidato Prabowo di Muktamar NU 35 Jombang, Ketua LP Ma'arif NU Jawa Tengah Minta Pemerintah Tepati Janji

    ‎Tanggapi Pidato Prabowo di Muktamar NU 35 Jombang, Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah Minta Pemerintah Tepati Janji

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JOMBANG — Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menyambut baik sekaligus siap menagih komitmen pemerintah atas pidato yang disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur pada Kamis (27/8/2026). ‎ ‎Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk mendistribusikan bantuan perangkat […]

  • Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

    Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 491
    • 0Komentar

        Hariannu.com Semarang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, S.I.M., M.H., mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk menjaga Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme. “Ancaman terorisme di dunia siber itu nyata,” katanya dalam kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo […]

  • INISNU Temanggung Rayakan Dies Natalis ke-56, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak dan Go Internasional

    INISNU Temanggung Rayakan Dies Natalis ke-56, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak dan Go Internasional

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 245
    • 0Komentar

      Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung memperingati Dies Natalis ke-56 dengan penuh khidmat di Hall KBIHU Babussalam NU Temanggung, Selasa (5/5/2026). Momentum ini mengusung tema “Tripama Kawedhar, INISNU Sumunar” yang sarat makna filosofis tentang keteladanan dan semangat menjadi kampus yang terus bersinar bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Dalam sambutannya, Rektor INISNU Temanggung […]

  • Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 421
    • 0Komentar

      Kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian yang diselenggarakan oleh Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah di Bumi Perkemahan (Buper) Candrabirawa, Ungaran, Kabupaten Semarang, berlangsung semarak. Salah satu agenda yang menyedot perhatian adalah pentas seni dari perwakilan kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, yang digelar pada Selasa (16/12/2025) malam. Sebanyak 700 peserta dari berbagai daerah menampilkan ragam […]

  • Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    Suluk Maleman Pekan Ini Membahas Masyarat Paria

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sebuah pertanyaan satir menyeruak saat Budayawan Anis Sholeh Ba’asyin membuka NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (18/7) malam. Dia melempar pertanyaan tentang apa sebenarnya yang dicari manusia di dunia ini. Meski terasa sederhana, namun pertanyaan ini merupakan upaya eksplorasi filosofis mengenai sifat manusia, keberadaan, dan kondisi manusia di era modern. Anis Sholeh Ba’asyin menantang para hadirin […]

  • MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma'arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    Cegah Anggaran Pendidikan “Terganggu”, LP Ma’arif NU Jateng Apresiasi Putusan MK Soal MBG

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

expand_less