Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Porsema XIII, Ma’arif NU Jateng Tegaskan Peduli Pendidikan Inklusif

Porsema XIII, Ma’arif NU Jateng Tegaskan Peduli Pendidikan Inklusif

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 482
  • comment 0 komentar

 

hariannu.com – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo menerapkan pendekatan inklusif.

Menurut Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, hal itu sesuai arahan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, yang mana, tidak boleh ada anak yang tertinggal satupun di dalam kelas.

“Dalam Porsema XIII ini kami menerapkan pendidikan inklusif karena di dalam rangkaian lomba ada festival peserta didik berkebutuhan khusus,” kata Fakhruddin pada Rabu malam (10/9/2025) di Gedung Sasana Adipura Kencana Kabupaten Wonosobo

Terkait fasilitasi, Fakhruddin mengatakan bahwa di LP. Ma’arif NU PWNU Jateng sudah ada madrasah dan sekolah yang didampingi dalam pelaksanaan pendidikan inklusif.

“Rata-rata tiap satuan pendidikan memiliki sepuluh, dua puluh, bahkan tiga puluh PDBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus). Yang kita bangun sekarang adalah membangun mindset pendidikan inklusif, sembari memfasilitasi afirmasi dan bantuan ruang sumber,” ungkap dia.

“Yang utama sebenarnya adalah ruang sumber, di mana ini menjadi ruang utama bagi PDBK, sarana prasaranya, akses jalan, toilet, dan lainnya yang mengakomodasi pendidikan inklusif ramah anak. Kemudian juga media pembelajaran untuk anak-anak tuna rungu, autis, dan lainnya sedang diupayakan terus untuk terus diperbaiki,” lanjut dia.

Dalam mendukung visi tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah pihak, mulai dari unsur Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, psikolog, untuk mendampingi layanan PDBK dengan melibatkan pula akademisi dari UNWAHAS, UNISSULA, untuk memastikan layanan pendidikan inklusif sudah maksimal.

Di Jawa Tengah, kata Fakhruddin, sudah ada 36 madrasah yang dibentuk, mendaklarasikan diri sebagai lembaga pendidikan inklusif dan resmi mendapatkan Surat Keputusan Kementerian Agama RI.

“Kita juga punya tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi pusat layanan anak disabilitas. Ada SLB Ma’arif Cilongok, SLB Ma’arif Muntilan, dan SLB Ma’arif Suruh yang menjadi ruang sumber, ruang belajar bagi madrasah-madrasah atau sekolah yang ingin mengembangkan pendidikan inklusif,” terang dia.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), mengatakan bahwa prinsip yang diterapkan adalah no one left behind.

“Kita memegang teguh prinsip no one left behind, berarti tidak ada yang tertinggal. Kita (PWNU Jateng), di Jawa Tengah mempunyai konsen dan perhatian pada ABK (anak berkebutuhan khusus). Di dalam Porsema ini, ABK juga difasilitasi melalui Festival PDBK,” tutur dia.

Terkait PDBK, telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah daerah, PWNU Jawa Tengah, dan dari LP. Ma’arif NU PWNU Jateng sendiri.

“Melihat anak berkebutuhan khusus atau peserta didik berkebutuhan khusus, menangani mereka adalah panggilan kemanusiaan. Prinsipnya no one left behind di dalam pendidikan, dan no one left behind di dalam kompetisi-kompetisi yang sifatnya multiskills. Jadi PDBK itu selalu mendapatkan tempat dan penghargaan di LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah,” terang dia.

“Banyak peran dan kiprah LP. Ma’arif NU PWNU Jateng dalam pendidikan. Sudah banyak pelatihan digelar, memang belum seratus persen. Namun, pendampingan untuk menyuntikkan kesadaran terhadap PDBK sudah banyak dilakukan,” lanjut dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi

    Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 345
    • 0Komentar

      ​TEMANGGUNG – Organisasi penulis Satupena Kabupaten Temanggung kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar virus literasi. Kali ini, Satupena menggelar agenda Mini Workshop kedua yang bertempat di MTs Ma’arif Nurul Huda, Keblukan, Kaloran, pada Kamis (15/1/2026). ​Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ahmad Nawawi, atau yang akrab disapa Awi Ahna. Beliau merupakan […]

  • Yayasan Al Ma'arif Gembong Wajibkan Semua Pendidik Lulus PD-PKPNU

    Yayasan Al Ma’arif Gembong Wajibkan Semua Pendidik Lulus PD-PKPNU

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 97
    • 0Komentar

      hariannu.com – Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama’ (PD-PKPNU) merupakan sarana kaderisasi paling awal bagi pengurus NU. Namun, menurut KH. Yusuf Hasyim, peruntukannya bukan hanya bagi pengurus. PD-PKPNU juga penting untuk semua warga nahdliyyin, terutama para guru. “Untuk mempertebal ke-NU-an, agar mantab NU-nya, siapapun warga NU saya kira perlu memgikuti kaderisasi ini, khususnya para […]

  • 29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

    29 Cabang Lomba, Porsema XIII Jateng Siap Ramaikan Wonosobo

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 482
    • 0Komentar

        Hariannu.com.Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan […]

  • Kunjungan ke Kamboja; Sekretaris LP Ma’arif NU Jateng Jajaki Kerjasama Pendidikan dengan Majlis Agama Islam Kamboja

    Kunjungan ke Kamboja; Sekretaris LP Ma’arif NU Jateng Jajaki Kerjasama Pendidikan dengan Majlis Agama Islam Kamboja

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 433
    • 0Komentar

      Phnom Penh, Kamboja – Dalam upaya memperkuat hubungan dan kolaborasi di bidang pendidikan, Sekretaris Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. M. Ahsanul Husna, melakukan kunjungan resmi ke Kamboja pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kedatangan Dr. Ahsanul Husna disambut hangat oleh perwakilan dari Highest Council for Islamic Religious Affairs Cambodja atau Majlis […]

  • LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS.Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS Mencapai Rp15,6 Miliar, Keren

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 501
    • 0Komentar

    PATI – Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, telah mengelola dana sebesar Rp15,6 miliar.  Adapun dana itu terdiri atas Rp. 2,087,913,520 dana Zakat, Rp. 742,254,261 penerimaan dana Infak non Koin, Rp. 5,180,900,204 dana Koin NU, dan Rp. 7,603,488,020 yang bersumber dari dana lainnya.  Jika dibandingkan tahun sebelumnya, […]

  • Menyusuri Jalur Silsilah Perasaan Lewat Buku "Sanad Rindu dari Kajen"

    Menyusuri Jalur Silsilah Perasaan Lewat Buku “Sanad Rindu dari Kajen”

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 90
    • 0Komentar

    ​PATI – Sebuah karya literatur yang merangkum memori, spiritualitas, dan romantisme masa-masa nyantri resmi lahir. Buku berjudul “Sanad Rindu dari Kajen” sukses diluncurkan di Pondok Pesantren Ar-Roudloh, Kajen, Margoyoso, Pati, Kamis (25/6/2026). Buku tersebut ditulis oleh sejumlah alumni madrasah maupun pesantren di Kajen. Di antaranya Angga Saputra, Siswanto, Zainal Abidin, Niam At Majha, Andi Syarqowi, […]

expand_less