Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » PWNU Jateng Buka Resepsi Puncak Rangkaian Hari Santri 2025 di Semarang

PWNU Jateng Buka Resepsi Puncak Rangkaian Hari Santri 2025 di Semarang

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Hariannu.com SEMARANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk menjadikan Hari Santri 2025 sebagai momentum memperkuat prestasi, bukan sekadar euforia perayaan. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan rangkaian puncak Hari Santri 2025 PWNU Jateng di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (23/10/2025).

“Sudah saatnya Hari Santri kita rayakan dengan penuh makna, bukan hanya dengan keramaian. Tahun ini, kita rayakan dengan meneguhkan prestasi dan pencapaian yang telah kita hasilkan bersama,” ungkap Gus Rozin demikian sapaannya.

Gus Rozin menjelaskan, dalam satu setengah tahun terakhir, PWNU Jawa Tengah bersama lembaga dan banomnya telah melakukan berbagai terobosan strategis di bidang pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah kerja sama LP Ma’arif PWNU Jateng dengan 39 perguruan tinggi di Tiongkok, yang membuka peluang beasiswa bagi siswa-siswa Ma’arif.

“Insyaallah semester depan, 20 siswa Ma’arif akan diberangkatkan ke Tiongkok untuk melanjutkan studi. Ini menjadi bukti nyata bahwa NU Jawa Tengah tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga terus memperluas jejaring pendidikan hingga ke tingkat global,” terang pengasuh pesantren Maslakul Huda Kajen Pati ini.

Selain di bidang pendidikan, Gus Rozin juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan. Ia menilai, santri dan warga NU harus kembali menoleh ke sektor pertanian sebagai basis kekuatan bangsa.

“Sekarang ini, pemenang peradaban bukan lagi yang menguasai energi, melainkan yang menguasai pangan. Karena itu, NU harus kembali meneguhkan peran di bidang pertanian. Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat warga NU, kita bisa menjadi pelopor pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Hari Santri tahun ini dirancang lebih substantif. Selain bazar UMKM yang dari NU, pesantren maupun warga Semarang, malam ini ada Ngaji Bandongan bersama Gus Kautsar dan KH Ahmad Chalwani. Kemudian besok digelar pelatihan pertanian organik yang insyaallah akan diisi oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta konsolidasi pesantren se-Jawa Tengah yang akan dihadiri oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Basnang Said untuk menguatkan peran pesantren menghadapi isu-isu aktual. Kemudian resepsi puncaknya ada jalan sehat santri yang bertabur hadiah, ada sepeda motor hingga umroh gratis.

“Bagi NU, UMKM dan pesantren adalah dua pilar penting. Mayoritas warga kita hidup dari sektor usaha kecil, pertanian, dan pendidikan. Karena itu, acara ini menjadi ruang bagi mereka untuk berkembang dan menampilkan hasil karya,” jelasnya.

Acara pembukaan turut dihadiri Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, yang menyampaikan apresiasi atas peran aktif PWNU Jawa Tengah dalam mendukung kemajuan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang, kami berterima kasih kepada PWNU Jateng. Melalui kegiatan Hari Santri ini, masyarakat kami sangat terbantu, terutama lewat bazar UMKM yang memasarkan produk-produk lokal. Ada juga pelatihan pertanian yang memberi manfaat langsung bagi para petani,” kata Ngesti.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan NU terus berlanjut. “Semoga kerja sama ini terus memberi manfaat untuk kemajuan Kabupaten Semarang dan kesejahteraan masyarakatnya,” tandasnya.

Untuk diketahui rangkaian resepsi puncak peringatan Hari Santri 2025 ini digelar selama 3 hari, mulai Kamis-Sabtu (23-25/10/2025) bertempat di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas Semarang.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Sopir Ambulans Gelar Halalbihalal di Pati

    Ratusan Sopir Ambulans Gelar Halalbihalal di Pati

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Hariannu.com- Acara Halalbihalal Ambulans dan Layanan Umat Pantura Raya digelar di Plaza Pragola Pati, Minggu (20/4/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan antar sopir ambulans dan layanan siaga di Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh 260 peserta dengan membawa 150 unit ambulans dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Di antaranya […]

  • Dari Pati untuk Dunia: Gong Cik sebagai Simfoni Tradisi yang Memadukan Beladiri, Kesenian, dan Falsafah Jawa

    Dari Pati untuk Dunia: Gong Cik sebagai Simfoni Tradisi yang Memadukan Beladiri, Kesenian, dan Falsafah Jawa

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 562
    • 0Komentar

    ditulis: Arif Khilwa (Ketua Lesbumi PCNU Pati) Seni tradisi bukan sekadar pertunjukan warisan masa silam. Ia adalah cermin nilai-nilai luhur, identitas kolektif, sekaligus denyut kebudayaan yang senantiasa hidup di tengah masyarakat. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kita menjumpai sebuah bentuk seni tradisi yang unik dan sarat makna: Gong Cik, sebuah ekspresi kebudayaan yang memadukan seni […]

  • Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dan KH. A. Nawawi Cholil dalam NgAllah Suluk Maleman “Kita, Agama, Kuasa” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (23/5).

    Suluk Maleman, Menyoal Kita, Agama dan Kuasa

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini. Persoalan itu menjadi bahasan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (23/5) malam. Anis Sholeh Ba’asyin menyebut kasus dugaan pelecehan santriwati di Pati […]

  • Meriahkan Harlah Muslimat NU ke-80, 38 Grup Drumband TK-RA se-Kabupaten Pati Unjuk Kreativitas

    Meriahkan Harlah Muslimat NU ke-80, 38 Grup Drumband TK-RA se-Kabupaten Pati Unjuk Kreativitas

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 266
    • 0Komentar

      ​PATI – GOR Pesantenan Pati menjadi saksi keceriaan dan semangat ribuan anak-anak dalam ajang Festival Drumband TK-RA yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Kabupaten Pati, Ahad (19/4/2026). ​Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 ini mengusung tema “Mengembangkan Keterampilan dan Kreativitas Menuju Kemandirian”. ​Ketua YPMNU Kabupaten […]

  • MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma'arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma’arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

expand_less