Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Kompetensi Diakui, Karakter Teruji: Ikhtiar LSP P2 Ma’arif NU Jateng Cetak Lulusan Siap Kerja

Kompetensi Diakui, Karakter Teruji: Ikhtiar LSP P2 Ma’arif NU Jateng Cetak Lulusan Siap Kerja

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Bandungan – LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah terus berkomitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah. Melalui proses sertifikasi kompetensi yang terukur, objektif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah terus mengambil peran strategis dalam memastikan lulusan Ma’arif NU memiliki pengetahuan akademik, profesional, keterampilan praktis, karakter, dan etos kerja yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri. LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah telah mencatat hasil yang luar biasa melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, peran aktif asesor kompetensi, satuan pendidikan, dunia usaha dan dunia industri, hingga seluruh pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda NU.

Disampaikan dalam rapat koordinasi dan laporan akhir tahun periode kepengurusan 2024–2026 Sabtu (1/8) bertempat di Bandungan, Direktur LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah, Sunardi ST, menyampaikan capaian kinerja LSP P2 Ma’arif Jateng. Dalam kesempatan tersebut Sunardi merilis capaian, “Sejak LSP berdiri kita telah berhasil melakukan asesi sebanyak 29.309 peserta didik Ma’arif, ada 190 asesor yang kita miliki dan 64 TUK yang terverifikasi,” demikian disampaikan Sunardi.

Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menyampaikan bahwa ke depan, tantangan yang dihadapi semakin kompleks menuntut LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah untuk terus melakukan inovasi dan menjaga kualitas proses sertifikasi. Sertifikasi tidak boleh berhenti pada pemberian pengakuan kompetensi, tetapi harus menjadi pintu masuk bagi lulusan untuk memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang kerja, kewirausahaan, pengembangan karier, dan peningkatan daya saing global.

“Gagasan berikutnya adalah membangun ekosistem kompetensi Kader Lulusan Ma’arif NU yang terintegrasi dan berkelanjutan. Ekosistem penguatan link and match antara satuan pendidikan Ma’arif NU dengan dunia usaha dan dunia industri, pemutakhiran skema sertifikasi sesuai kebutuhan pasar kerja, peningkatan kapasitas asesor dan pengelola LSP, penguatan tracer study lulusan, serta pengembangan career center yang mampu menghubungkan lulusan tersertifikasi dengan peluang kerja dan dunia industri,” ujar Fakhruddin.

Lebih lanjut Fakhruddin berharap LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah tidak hanya menjadi lembaga sertifikasi kompetensi, tetapi berkembang menjadi Pusat Penguatan Mutu dan Daya Saing Kader NU. Membayangkan bahwa Indonesia Emas akan diisi Kader NU yang tampil kompeten, profesional, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, memiliki integritas, mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, dan karakter Aswaja sebagai bagian integral dari pengembangan kompetensi.

“Ke depan, ikhtiar besar ini harus terus dijaga melalui prinsip: Kompetensinya diakui, Karakter nya teruji, Keterampilannya relevan, dan Lulusannya siap berkompetisi,” imbuhnya. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Santri Momentum Bersama Santri, Pesantren, dan Bangsa untuk Terus Maju

    Hari Santri Momentum Bersama Santri, Pesantren, dan Bangsa untuk Terus Maju

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 320
    • 0Komentar

      Hariannu.com. Semarang — Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum refleksi dan kemajuan bagi pesantren, santri, dan seluruh umat Islam Indonesia. Dalam arahannya di Gedung PWNU Jawa Tengah, Jalan dr Cipto No 180 Semarang, Gus Rozin—sapaan […]

  • Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 299
    • 0Komentar

      Semarang — Ruang Oval lantai dua Dinas Pendidikan Kota Semarang, Selasa (11/11/2025), menjadi pusat perhatian dunia pendidikan daerah. Di tempat inilah, Dr. Hamidulloh Ibda, Wakil Rektor INISNU Temanggung, tampil sebagai reviewer utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembuatan Buku Numerasi Berbasis EVI MAP (Ethnoscience Village Map) yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Semarang bekerja […]

  • Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    Perjalanan Spiritual Ustadz Hanan Attaki: Menemukan Mursyid di NU

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 1.713
    • 0Komentar

    Ustadz Hanan Attaki menyatakan resmi menjadi warga NU di bawah baiat Ketua PW NU Jawa Timur, KH. Marzuqi Mustamar. Kejadian yang cukup menghebohkan dunia maya tersebut berlangsung pada Kamis (11/5) di Ponpes Sabilurrosyad, Malang. Proses baiat ini disaksikan ribuan santri Sabilurrosyad dan juga beberapa kiai yang hadir, seperti Gus Nadirsyah Hosen dan KH. Anwar Zahid. […]

  • Pastikan Lancar, Fakhruddin Monitoring Tenda Mudik Sakomanu di Rembang

    Pastikan Lancar, Fakhruddin Monitoring Tenda Mudik Sakomanu di Rembang

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Hariannu.com. Rembang – Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani melakukan monitoring dan memberikan dukungan kepada tim Satuan Komunitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang membuka Tenda Mudik dan Balik di dua titik pada Kamis (27/3/2025). Pihaknya mengapresiasi ketiga Sakomanu LP. Ma’arif NU PCNU di Jawa Tengah […]

  • Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    Pesantren Sudah Setara dalam Sistem Pendidikan, Mengapa Belum Setara dalam Pendanaan?

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

  • Di Hadapan PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Maju di Muktamar ke-35 NU

    Di Hadapan PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Maju di Muktamar ke-35 NU

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SALATIGA – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menyatakan niatnya untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung di hadapan para Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah dalam agenda silaturrahim di Salatiga, Rabu (15/7/2026) malam. Forum […]

expand_less