Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Siapkan Tenaga Migran Terampil, LP Ma’arif NU Jateng Gandeng Kementerian P3MI dan UNISSULA

Siapkan Tenaga Migran Terampil, LP Ma’arif NU Jateng Gandeng Kementerian P3MI dan UNISSULA

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Jawa Tengah, dan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Kolaborasi itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program SMK Go Global, sebuah pendekatan pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, pemahaman budaya kerja internasional, karakter, serta kesiapan mental dan profesional calon pekerja migran.

Kepala Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Dewi Aryani, menyampaikan bahwa pada 2026 pihaknya memiliki kuota lebih dari 6.000 peserta untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi bagi lulusan SMK di Jawa Tengah.

Menurutnya, peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan vokasi, termasuk SMK yang berada di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.
“Pada tahun 2026 ini kami memiliki kuota lebih dari 6.000 untuk pelatihan dan sertifikasi lulusan SMK di Jawa Tengah. Kami berharap kerja sama dengan LP Ma’arif NU Jawa Tengah dapat membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMK untuk menjadi tenaga terampil yang memiliki peluang bekerja di luar negeri,” ujar Dewi.

Ia menilai, kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi penting karena penyiapan pekerja migran tidak cukup hanya melalui proses penempatan. Calon pekerja migran harus dibekali kompetensi yang sesuai kebutuhan negara tujuan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap aspek legalitas dan perlindungan.

LP Ma’arif Miliki Potensi 30.000 Lebih Lulusan SMK
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, mengatakan bahwa potensi lulusan SMK Ma’arif NU di Jawa Tengah sangat besar. Setiap tahun, jumlah lulusan SMK di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah mencapai lebih dari 30.000 orang.

Besarnya jumlah lulusan tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan. Di satu sisi, pendidikan vokasi telah menghasilkan sumber daya manusia dengan beragam kompetensi. Namun di sisi lain, ketersediaan lapangan kerja belum sepenuhnya mampu menampung seluruh lulusan.

“Alhamdulillah hari ini kami bertemu dan berdiskusi tentang kolaborasi antar-lembaga dengan tujuan membantu memastikan lulusan SMK Ma’arif bisa bekerja ke luar negeri dengan mendapatkan jalur yang aman, legal, kompeten, dan bermartabat,” kata Fakhruddin.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mulai melihat pasar kerja global sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang terukur, sertifikasi, kemampuan komunikasi, literasi digital, kecakapan bahasa asing, serta karakter kerja yang kuat.

Dalam konteks tersebut, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dan UNISSULA dapat mengambil peran pada sisi pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Kementerian P3MI memperkuat aspek informasi, pelatihan, sertifikasi, perlindungan, hingga akses penempatan pekerja migran.

“LP Ma’arif NU Jateng dengan didampingi UNISSULA berperan memperkuat pendidikan dan pelatihan karakter peserta didik. Sementara Kementerian P3MI dapat memperkuat ekosistem perlindungan, informasi, penempatan, dan pengembangan kompetensi pekerja migran,” jelasnya.

SMK Go Global Jadi Jembatan Pendidikan dan Dunia Kerja
Fakhruddin menegaskan, program SMK Go Global harus ditempatkan bukan sekadar sebagai program pengiriman lulusan ke luar negeri, tetapi sebagai strategi penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional.

Melalui program tersebut, peserta didik sejak di bangku SMK perlu diperkenalkan dengan standar kompetensi kerja internasional, budaya kerja negara tujuan, kemampuan bahasa asing, keselamatan dan kesehatan kerja, etika profesi, serta hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

Pendekatan tersebut penting agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berkembang menjadi tenaga profesional yang memiliki daya tawar dan daya saing global.

“Program SMK Go Global Kementerian P3MI kami harapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan vokasi Ma’arif dan kebutuhan tenaga kerja global. Ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda NU untuk menjadi tenaga kerja profesional, berdaya saing, terlindungi, dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional,” tegas Fakhruddin.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi sebelum keberangkatan menjadi salah satu kunci agar pekerja migran tidak berada pada posisi rentan. Karena itu, proses pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan harus dibangun sebagai satu ekosistem yang saling terintegrasi.

UNISSULA Perkuat Aspek Pendidikan dan Pendampingan
Keterlibatan UNISSULA dalam kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat aspek akademik, pengembangan kompetensi, pendampingan, dan penguatan karakter lulusan.

Kolaborasi antara pendidikan menengah vokasi dan perguruan tinggi juga membuka ruang untuk membangun jalur pengembangan kompetensi yang lebih berkelanjutan. Lulusan SMK dapat memperoleh akses terhadap pelatihan lanjutan, sertifikasi, literasi bahasa dan budaya global, serta penguatan kapasitas profesional.

Dengan demikian, sinergi tiga lembaga tersebut dapat membentuk model kolaborasi yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia kerja global.
Bagi LP Ma’arif NU Jawa Tengah, langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan pendidikan vokasi. Pendidikan tidak berhenti pada kelulusan, tetapi harus memastikan lulusan memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang layak.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemetaan kompetensi lulusan SMK Ma’arif NU, sosialisasi peluang kerja luar negeri, pelatihan bahasa dan kompetensi, sertifikasi, penguatan kesiapan mental dan budaya kerja, serta fasilitasi penempatan melalui jalur yang resmi dan terlindungi.

Dengan basis lulusan yang mencapai lebih dari 30.000 orang setiap tahun, LP Ma’arif NU Jawa Tengah memiliki modal sosial dan sumber daya manusia yang besar untuk berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala MTs Ma'arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kaloran, 13 Juli 2026 – Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Wiwik Hartati, S.Pd. Secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran ini akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Dalam sambutannya di hadapan […]

  • Chandra Apresiasi Kontribusi Nyata LAZISNU PCNU

    Chandra Apresiasi Kontribusi Nyata LAZISNU PCNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi kontribusi nyata LAZISNU PCNU Kabupaten Pati dalam menangani persoalan sosial dan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana masyarakat yang transparan dan akuntabel. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Laporan Semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati di Ruang Pragolo, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026). Chandra mengatakan, sinergi LAZISNU […]

  • MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma'arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan, LP Ma’arif NU Jateng: Penyelamat Sekolah Swasta

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

  • Keren, Kudus Juara Umum Porsema 2025, Tercatat Sudah 10 Kali Juara Umum

    Keren, Kudus Juara Umum Porsema 2025, Tercatat Sudah 10 Kali Juara Umum

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 441
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Kontingen LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kudus akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Porsema XIII Nomor: 137/PJ.W.11/IX/2025, yang diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu […]

  • LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 238
    • 0Komentar

      Wuhan, China – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah menjajaki kerja sama dengan Central China Normal University atau CCNU di Wuhan, China, dalam upaya peningkatan kapasitas guru di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Penjajakan kolaborasi tersebut dibahas dalam sebuah diskusi yang dihadiri Sekretaris LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Dr. M. Ahsanul […]

  • Mageri Laut Wujud Nyata dari SMAN 1 Tayu

    Mageri Laut Wujud Nyata dari SMAN 1 Tayu

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 386
    • 0Komentar

      Hariannu.com Pati – SMAN 1 Tayu berhasil meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat provinsi pada tahun 2025. Predikat ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, hijau, serta berwawasan lingkungan. Sebagai tindak lanjut atas pencapaian tersebut, SMAN 1 Tayu melaksanakan kegiatan penanaman mangrove (Mageri Laut) pada Rabu, 15 Oktober 2025, bertempat […]

expand_less