Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

hariannu.com – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati lagi-lagi menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan wanita dan keluarga. Dalam momen pertemuan rutin yang digelar Pknpes Shofa Az Zahro’ Gembong pada Sabtu (9/8) pagi, sayap pemudi NU Desa Gembong ini menggelar sosialisasi mengenai kekerasan seksual.

Pematerinya, diboyong langsung dari PW Fatayat NU Jawa Tengah, Nur Laila Hafidhoh. Wanita yang juga memegang jabatan di Quality Development Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM memberikan batasan-batasan kekerasan seksual.

“Ada sedikitnya delapan aspek kekerasan seksual yang mungkin selama ini tidak kita sadari,” terang dia.

Dirinya menyatakan bahwa delapan aspek yang termasuk kekerasan seksual di antaranya: pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, perbudakan seks, ekaploitasi seks, kekerasan seksual berbasis elektronik serta kekerasan seks terhadap anak dan keluarga.

Bukam hanya berbicara konsep, Laila juga mengajarkan mengenai cara pengaduan jika mengalami salah satu kekerasan tersebut. Yeni Munifah, Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong mengakui bahwa di level akar rumput, isu-isu semacam ini sering kali dinormalisasi.

“Memang kita cenderung menormalisasi tindakan-tindakan tertentu, padahal itu masuk dalam kategori kekerasan seksual,” terang dia.

Atas dasar kesadaran inilah pihaknya mendatangkan Laila Hafidhoh untuk memberikan pencerahan bagi kader-kadernya yang rata-rata merupakan ibu muda. Menurut Yeni, perlu meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual dan cara meresponnya guna mempersempit ruang gerak predator-predator seksual.

“Harus kita lawan segala bentuk kekerasan seksual, tapi masalahnya kan banyak dari kita yang bingung, bagaimana cara meresponnya, bagaimana cara melapor jika kejadiannya menimpa kita. Makanya kami mengadakan acara ini,” imbuh dia.

Support positif pun mulai berdatangan kepada Yeni dan kawan-kawannya. Mulai dari Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong hingga Ketua Ranting NU Gembong memberikan apresiasi.

“Memang sudah seharusnya kader-kader yang di bawah itu mulai terbuka dengan isu-isu semacam ini, sehingga Fatayat NU bisa menjadi ruang yang aman untuk perempuan,” ungkap Munfarichah, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Sementara itu, KH. Rukhin, Ketua Ranting NU Desa Gembong menanggapi kesigapan Fatayat NU di desanya dalam merespon permasalahan kontekstual. Dia menilai, langkah penyadaran terhadap isu kekerasan seksual terhadap perempuan belum terlambat.

“Bagi saya, tidak ada kata terlambat untuk semua langkah menuju kebaikan. Maka saya apresiasi betul langkah para pemudi ini. Jangan bosan membuat acara yang membahas dinamika dan isu-isu kekinian,” terang Kiai Rukhin kepada hariannu.com (lut/LTN)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Temanggung Gelar RKAT 2025, LAZISNU Paparkan Laporan Program dan Keuangan

    PCNU Temanggung Gelar RKAT 2025, LAZISNU Paparkan Laporan Program dan Keuangan

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 457
    • 0Komentar

      Temanggung, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggelar Rapat Kerja Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2025 pada Rabu (9/7/2025) di Aula Gedung PCNU Temanggung. Kegiatan ini dihadiri jajaran Pengurus Harian PCNU, serta perwakilan lembaga dan badan otonom di lingkungan PCNU Temanggung. RKAT tahun ini menjadi momen penting dalam penyusunan arah strategis […]

  • Gerakan Literasi Ma’arif Ramadan, Angkat Tema GEMUKKAN

    Gerakan Literasi Ma’arif Ramadan, Angkat Tema GEMUKKAN

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Blora – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada Ramadan 1446 H tahun 2025 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pengurus Bidang Literasi, Numerasi, dan Pendidikan Inklusi melalui Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus. Dikatakan Koordinator GLM Plus Hamidulloh Ibda, bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah sebagai lembaga pendidikan […]

  • Batch 3, Ma’arif dan RMI NU Jateng Buka English Capacity Building Program

    Batch 3, Ma’arif dan RMI NU Jateng Buka English Capacity Building Program

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 523
    • 0Komentar

        Hariannu.com Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara […]

  • Pendaftaran OSKANU IV 2026 Tembus 3.254 Peserta, LP Ma'arif NU Jateng Dorong Akselerasi Partisipasi Daerah

    Pendaftaran OSKANU IV 2026 Tembus 3.254 Peserta, LP Ma’arif NU Jateng Dorong Akselerasi Partisipasi Daerah

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SEMARANG — Antusiasme satuan pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dalam menyambut ajang Olimpiade Sains & Keagamaan Ma’arif NU (OSKANU) IV Tahun 2026 menunjukkan grafik peningkatan yang pesat. Berdasarkan rekapitulasi data resmi per Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB, tercatat sebanyak 3.254 peserta dari […]

  • Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 553
    • 0Komentar

      hariannu – PCNU Pati menggelar Rapat Pleno I pada Ahad (13/7) pagi. Kegiatan wajib ini dilaksanakan di Gedung SMK NU Pati, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. KH. Minanurrahman, Rois Syuriyah PCNU Pati, dalam pengangarahannya menegaskan bahwa, konsen NU Pati adalah menjaga ukhuwah. Kalaupun terjun ke politik, lanjut dia, yang musti dipegang oleh pengurus NU adalah […]

  • Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

    Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 483
    • 0Komentar

        Hariannu.com Semarang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, S.I.M., M.H., mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk menjaga Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme. “Ancaman terorisme di dunia siber itu nyata,” katanya dalam kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo […]

expand_less