Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Capacity Building, Ketua PWNU Jateng Sebut PDBK Harus Diberi Ruang Sama

Capacity Building, Ketua PWNU Jateng Sebut PDBK Harus Diberi Ruang Sama

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 521
  • comment 0 komentar

 

Hariannu.com- Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya.

“Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) yang diberi SK dari Dirjen Pendis Kemenag adalah inisiasi dr teman-teman LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Modul dan buku inklusi di Kemenag, didalamnya juga dikembangkn dari produk LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah,” kata Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani dalam laporannya pada pembukaan Capacity Building Madrasah/Sekolah Inklusif LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Hotel Siliwangi Semarang, Jumat (13/6/2025).

Kami berharap, katanya, di tahun ini ada Unit Layanan Disabilitas (ULD). “Karena ini dibutuhkan. Ketika yang lain tidak hadir, kita Ma’arif NU siap hadir,” kata Fakhruddin yang juga Sekretaris FPMI Pusat.

Selain peningkatan kapasitas, kegiatan itu juga dilakukan review modul yang menghadirkan sejumlah reviewer ahli.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa kegiatan itu menjadi penting karena berkaitan dengan sekolah inklusi, pendidikan inklusi di sekolah madrasah Ma’arif. “Kita sudah berada di jalur yang tepat dengan memberi hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK),” katanya.

Dijelaskan beliau, bahwa PDBK jumlahnya meningkat sangat banyak dari tahun ke tahun. “Pengalaman di pesantren kami di jenjang PAUD-KB di nuangan pesantren, PDBK selalu meningkat jumlahnya. Begitu pula Jawa Tengah juga selalu bertambah,” lanjutnya.

Gus Rozin menegaskan bahwa pendidikan inklusi menjadi penting, karena banyak sekali penolakan di sekolah dan madrasah.

“ABK harus diberi ruang sama. Anak-anak normal agar ada empati. Namun memang perlu waktu, agar ABK dengan non-ABK bisa bersama saling belajar,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa ABK bukanlah aib. “PDBK bukan aib. PDBK juga bukan abnormalitas yang harus diratapi. Kita harus mendorong orang tua, guru untuk melakukan asesmen kepada ahli, agar hasilnya menjadi bahan untuk melakukan perlakuan dan pendekatan yang tepat,” lanjutnya.

Kita tidak menolak PDBK itu sudah luar biasa. Kita mau mengurusi PDBK adalah luar biasa. “Pendidikan ini harus hadir tanpa diskriminasi, tanpa segregasi. Maka ini harus ada komitmen dari guru dan kepala sekolah. Gurunya sudah baik, namun jika kebijakannya tidak mendukung, maka tidak bisa selaras,” lanjut dia.

Mereka bukan anak-anak cacat, anak disabilitas. “Mereka adalah anak-anak kita yang harus

Pendidikan inklusi amat sangat penting kita cermati. “Maka review modul ini harus dicermati, dan tak kalah penting diimplementasikan dengan baik,” tandasnya.

Kegiatan itu secara resmi dibuka perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah H. Juair, S.Ag., M.M., M.Si. Hadir Sekretaris PWNU Jawa Tengah H. Ahmad Fathur Rohman, Ketua FPMI Pusat Supriyono (Lek Pri), Koordinator Bidang Pengembangan Literasi, Numerasi dan Pendidikan Inklusi Hamidulloh Ibda, tim pendamping As’adul Yusro, reviewer, psikolog dari Unwahas dan Unissula, peserta dari unsur Kepala Madrasah, Kepala Sekolah dan guru Ma’arif. (*)

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 359
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

  • Fakhruddin Karmani Tegaskan Urgensi Akidah Aswaja Annhdliyah

    Fakhruddin Karmani Tegaskan Urgensi Akidah Aswaja Annhdliyah

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Hariannu.com.Jepara – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menegaskan pentingnya penguatan akidah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah. Hal itu terungkap dalam Halalbihalal Keluarga Besar LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Jepara yang bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Sabtu (12/4/2025). Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menuturkan Aswaja Annahdliyah […]

  • Ketua LP Ma’arif NU Jateng Raih Gelar Doktor Unwahas

    Ketua LP Ma’arif NU Jateng Raih Gelar Doktor Unwahas

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 252
    • 0Komentar

        Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, resmi meraih gelar doktor dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang digelar Rabu, 25 Februari 2026, di Ruang Theater Fakultas Kedokteran Kampus 2 Unwahas, Semarang. Dalam sidang […]

  • Koordinator GLM Plus Ajak MTs Salafiyah Simbangkulon II Perkuat Literasi Ma’arif

    Koordinator GLM Plus Ajak MTs Salafiyah Simbangkulon II Perkuat Literasi Ma’arif

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 451
    • 0Komentar

      Hariannu.com.Semarang — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menyambut hangat kedatangan rombongan peserta study banding MTs Salafiyah Simbang Kulon II Buaran, Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan literasi. Kegiatan itu diikuti sebanyak 20 siswi MTs Salafiyah Simbangkulon II yang tergabung dalam Tim Jurnalistik madrasah dan Pembina […]

  • Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 187
    • 0Komentar

      Pati – Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) akhirnya disahkan menjadi undang-undang (UU). Pengesahan ini setelah melewati proses panjang selama 22 tahun. Pengesahan UU PPRT ini pun disambut gembira oleh sejumlah pihak. Tak terkecuali Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati. Namun, mereka tak mau aturan tersebut mandul. […]

  • Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    Review Buku Ethnoscience Village Map (EVI MAP): Merekam Kearifan Lokal, Menumbuhkan Numerasi Kontekstual

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 314
    • 0Komentar

      Semarang — Ruang Oval lantai dua Dinas Pendidikan Kota Semarang, Selasa (11/11/2025), menjadi pusat perhatian dunia pendidikan daerah. Di tempat inilah, Dr. Hamidulloh Ibda, Wakil Rektor INISNU Temanggung, tampil sebagai reviewer utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembuatan Buku Numerasi Berbasis EVI MAP (Ethnoscience Village Map) yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kota Semarang bekerja […]

expand_less