Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

Kepala BNPT Ajak Mahasiswa UIN Walisongo Jaga Indonesia

  • account_circle Harian NU
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

 

 

Hariannu.com Semarang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, S.I.M., M.H., mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk menjaga Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme. “Ancaman terorisme di dunia siber itu nyata,” katanya dalam kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang melalui FKPT Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 di ruang Teaterikal Rektorat UIN Walosongo Semarang, Kamis (23/10/2025).

“Maka, sekali lagi, saya mengajak sekali lagi kepada semua mahasiswa UIN Walisongo untuk menjaga Indonesia dari ancaman terorisme dan radikalisme,” ajaknya.

Kepala BNPT juga menegaskan, bahwa di Indonesia secara regulatif sudah jelas tentang terorisme dan penanggulangannya. “Di berbagai negara, definisi terorisme itu beragam, tapi hanya di Indonesia yang sudah jelas diatur dalam regulasi,” lanjutnya.

Pihaknya menjelaskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2008 bahwa definis, terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Untuk mendukung itu, Kepala BNPT menjelaskan bahwa tugas mahasiswa adalah Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan-pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Kita adalah KKN, ada namanya Desa Siaga, ini sudah terlaksana di beberapa UIN termasuk di Cirebon. Harapannya ke depan juga kita bisa kerjasama dengan UIN Walisongo,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., dalam sambutannya di awal juga mengajak seluruh mahasiawa untuk menjaga UIN dari faham radikalisme. “Siap ya untuk jaga UIN dari radikalisme?,” ajaknya.

Rektor mengatakan, sebenarnya terorisme lahir dari cara pandang yang salah. “Sebenarnya lahirnya terorisme bisa berangkat dari teori pendidikan, yaitu cara pandang dari pengetahuan, sikap dan keterampilan atau kognifi, afeksi, dan perilaku. Kalau cara itu pandangnya moderat maka dipastikan dia moderat. Ketika cara pandang salah, sikapnya salah, dan perilakunya salah,” lanjut dia.

Berbeda cara pandang itu tidak masalah, lanjutnya, dibolehkan dalam agama, tapi kalau orang yang tidak menghargai perbedaan cara pandang akan cenderung radikal. “Cara pandang yang ekstrem itu menafikan kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, disaat Kepala BNPT menyampaikan paparan materi, Mitra Deradikalisasi BNPT, Firman Arifianto, S.Pd., M.H., menceritakan pengalamannya ketika dulu masuk ke jaringan radikalisme. “Saya dulu tahun 2012 salaman dan bait dengan JI yang kemarin sudah dibubarkan,” katanya.

Ia juga menceritakan, bahwa pola perekrutan kader saat itu tidak melalui kampus tapi melalui pesantren. “Zaman dulu perekrutan lewat pondok atau mahad melalui narasi-narasi konflik di Palestina, Gaza, Vietnam, Thailand, saat itu saya merasa marah dan ingin membela saudara-saudara muslim kita di sana,” lanjut dia.

Saya pernah berangkat ke Syuriah, kata dia, dan akhirnya ditangkap. Saya tidak ingin mahasiswa UIN Walisongo seperti saya. “Cukup saya saja,” kata dia.

“Semoga mahasiswa UIN Walisongo terhindar radikalisme terorisme. Sekali lagi, jangan sampai terpapar radikalisme,” lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradilaisasi BNPT Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M. Han., Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr. Harianto, SPd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni UIN Walisongo Dr. H. A.Hasan Asy’ari Ulama’i, M.Ag., Dekan Fakultas Kedokteran UIN Walisongo dr.Sugeng Ibrahim, M.Biomed, AAM., Ketua FKPT Jateng Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dosen dan 600 mahasiswa UIN Walisongo.

  • Penulis: Harian NU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 87
    • 0Komentar

    UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Inklusif […]

  • Perebutan Juara Voli Putra Porsema XIII, Kudus Vs Kota Semarang Memanas, Kudus Rebut Medali Emas Lagi!

    Perebutan Juara Voli Putra Porsema XIII, Kudus Vs Kota Semarang Memanas, Kudus Rebut Medali Emas Lagi!

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 283
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Ajang Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU Jawa Tengah XIII di hari kedua makin memanas. Pada cabang olahraga voli, tim putri asal Kudus lebih dulu meraih medali emas setelah menumbangkan wakil tuan rumah, Wonosobo, Jumat (12/9/2025) di MAN 1 Wonosobo. Tak berhenti di situ, tim voli putra Kudus dari […]

  • Majelis As Saba Wonosobo Akan Ramaikan Porsema Bersholawat

    Majelis As Saba Wonosobo Akan Ramaikan Porsema Bersholawat

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Hariannu.com. Wonosobo – Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII PWNU Jawa Tengah akan semakin semarak dengan digelarnya Porsema Bersholawat. Acara ini akan berlangsung pada Jumat malam, 12 September 2025 pukul 19.30 WIB di Alun-Alun Timur Wonosobo, menghadirkan lantunan sholawat penuh hikmah bersama Majelis As Saba Wonosobo. Ketua LP Ma’arif NU PCNU […]

  • Review VMTS dan Redesain Kurikulum, Rektor Tekankan Relevansi dengan DUDIKA

    Review VMTS dan Redesain Kurikulum, Rektor Tekankan Relevansi dengan DUDIKA

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 102
    • 0Komentar

      Temanggung – Bertempat di aula lantai 3, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan pentingnya penyelarasan Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Tata Nilai, dan Kurikulum dengan kebutuhan zaman. Hal itu terungk‎ap dalam pembukaan Workshop Review VMTS dan Redesain Kurikulum Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dan […]

  • Mbah Maimun Zubair, Sepenggal Cerita, Photo by Openverse

    Mbah Maimun Zubair, Sepenggal Cerita

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle Harian NU
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sarang – [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik ke […]

  • PCNU Pati Sambut Gembira Pembatalan Kebijakan Lima Hari Sekolah

    PCNU Pati Sambut Gembira Pembatalan Kebijakan Lima Hari Sekolah

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi membatalkan kebijakan lima hari sekolah, Jumat (8/8/2025). Alasan pembatalan kebijakan yang telah berjalan sebulan ini pun terungkap saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati menyerahkan SK ke PCNU Pati. Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan (SK) perihal penyesuaian hari sekolah dan penguatan karakter anak melalui kegiatan keagamaan. Dalam […]

expand_less