Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » FKPT Jawa Tengah Dorong Penguatan Pendidikan Damai Pasca Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta

FKPT Jawa Tengah Dorong Penguatan Pendidikan Damai Pasca Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 440
  • comment 0 komentar

 

Hariannu.com Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai.

Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan bahwa pencegahan kekerasan dan ekstremisme di kalangan pelajar tidak dapat hanya mengandalkan aspek penegakan hukum, tetapi juga harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih lembut (soft approach). Menurut Ibda, api tidak bisa dipadamkam dengan api.

“Kami melihat akar persoalan dari peristiwa seperti ini sering kali bukan semata tindakan ekstrem, melainkan muncul dari rasa keterasingan, tekanan sosial, lemahnya resiliensi, dan hilangnya ruang dialog di antara remaja. Maka pendidikan damai dan empati sosial harus menjadi fondasi utama di sekolah,” ujar Dr. Hamidulloh Ibda di Semarang, Sabtu (9/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa FKPT Jawa Tengah saat ini tengah melaksanakan Survei Pendidikan Damai di 35 kabupaten/kota sejak Oktober hingga Desember 2025. Berdasarkan data sementara, banyak pelajar di Jawa Tengah mengaku membutuhkan ruang komunikasi yang lebih sehat, terbuka, dan bebas dari intimidasi di sekolah.

Hasil lengkap survei tersebut akan dirilis pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026 sebagai bahan evaluasi bersama untuk memperkuat budaya damai di dunia pendidikan di Jawa Tengah.

Menurut Ibda, kejadian di SMAN 72 Jakarta menjadi pengingat bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga arena tumbuhnya karakter, empati, dan solidaritas sosial. Ia menegaskan, “Sekolah harus menjadi tempat yang aman, menyenangkan, damai, dan menenangkan bagi semua siswa, bukan ruang yang menumbuhkan rasa takut atau keterasingan,” kata Ibda.

Sebagai tindak lanjut dan langkah preventif, FKPT Jawa Tengah menawarkan lima strategi konkret. Pertama, penguatan literasi damai di sekolah. Dapat dilakukan melalui penguatan ekosistem literat dan damai, pelatihan guru, siswa, dan tenaga kependidikan untuk membangun komunikasi empatik, mencegah perundungan, serta menumbuhkan kesadaran terhadap keberagaman.

Kedua, kolaborasi tripusat pendidikan. Perlu adanya optimalisasi peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memantau kesehatan mental serta perilaku sosial anak dan remaja agar tercipta lingkungan belajar yang suportif. Bisa jadi, anak pendiam itu karena banyak masalah di rumah, ia introvert dan akhirnya jadi objek bullying. Karena tidak ada katarsis, daya resiliensi rendah, ya apapun bisa terjadi termasuk tindakan radikal. Bagi saya pendidikan keluarga adalah kunci penyemaian kasih sayang, cinta dan toleransi.

Ketiga, integrasi nilai moderasi dan empati dalam kurikulum. Kita perlu mendorong sekolah untuk memasukkan nilai-nilai kemanusiaan, kerja sama lintas perbedaan, dan resolusi konflik dalam kegiatan belajar mengajar.

Keempat, peningkatan kapasitas guru dan konselor sekolah. Perlu kerjasama antara guru konseling dengan keluarga. Perlu melatih guru dan konselor agar mampu mendeteksi dini gejala tekanan sosial, perundungan, maupun indikasi perilaku ekstremisme pada siswa.

Kelima, pengawasan bersama dan kerja partisipatif. FKPT Jawa Tengah berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dinas pendidikan, ormas keagamaan, kampus, media massa, serta komunitas masyarakat sipil dalam memperluas literasi perdamaian dan membangun daya tangkal generasi muda terhadap kekerasan.

“Semoga peristiwa ini menjadi momentum refleksi bagi kita semua untuk menumbuhkan kembali semangat saling peduli, saling menghargai, dan saling melindungi,” tutup dia.

Penulis

Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    LPM GRIP INISNU Temanggung & FKPT Jawa Tengah Gelar Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 606
    • 0Komentar

      Lomba Artikel Opini Nasional Bertema Penanggulangan Terorisme Temanggung – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) GRIP Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar Lomba Artikel Opini Nasional dengan mengusung tema “Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme: Evaluasi dan Rekomendasi”. Kegiatan ini dibuka untuk seluruh mahasiswa aktif strata […]

  • Band Afternova Gita Aswaja INISNU Juara I Sound Adventure Kategori Mahasiswa

    Buku Karya Direktur Pascasarjana INISNU Temanggung Dilaunching di UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Karya akademik berjudul Ushul Fikih Kontemporer: Epistemologi, Metodologi, dan Transformasi Hukum Islam di Era Modern yang turut ditulis oleh tim penulis, salah satunya Direktur Program Pascasarjana INISNU Temanggung, Dr. Muhammad Syakur, S.Sy., M.H., resmi diluncurkan dalam rangkaian acara pelepasan Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. H. Syamsul […]

  • Gelar Yudisium, Rektor Sebut Lulusan INISNU Harus Sat Set

    Gelar Yudisium, Rektor Sebut Lulusan INISNU Harus Sat Set

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 430
    • 0Komentar

        Hariannu.com.Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar kegiatan Yudisium Mahasiswa Sarjana dan Magister Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa (21/10/2025) bertempat di Aula KBIHU Babussalam Temanggung. Acara ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademiknya sebelum diwisuda secara resmi yang akan dilaksanakan Selasa 28 Oktober 2025 mendatang. […]

  • Bangun Kepemimpinan Bisnis Era Digital, MWC NU Susukan Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pelatihan Literasi dan Jurnalistik

    Bangun Kepemimpinan Bisnis Era Digital, MWC NU Susukan Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pelatihan Literasi dan Jurnalistik

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 140
    • 0Komentar

      BANJARNEGARA, 19 Juli 2026 – Guna mencetak kader yang adaptif dan berdaya saing di era teknologi, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, menggelar Pelatihan Literasi Digital dan Jurnalistik. Acara strategis yang mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Bisnis yang Kuat di Era Manajemen Digital” ini dilaksanakan di Gedung MTs Ma’arif NU […]

  • INISNU Berangkatkan 157 Peserta Pancadharma Internasional di Singapura, Malaysia dan Thailand

    INISNU Berangkatkan 157 Peserta Pancadharma Internasional di Singapura, Malaysia dan Thailand

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Harian NU
    • visibility 514
    • 0Komentar

      Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung secara resmi memberangkatkan 157 peserta dalam program Pancadharma Internasional ke tiga negara yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kegiatan ini dimulai dengan upacara pemberangkatan dan doa bersama yang berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025 di halaman rektorat kampus INISNU. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangka internasionalisasi […]

  • Berangkatkan Siswa Kuliah di Tiongkok, Gus Rozin: Kader NU Harus Mendunia

    Berangkatkan Siswa Kuliah di Tiongkok, Gus Rozin: Kader NU Harus Mendunia

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle Harian NU
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Semarang – Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing global menjadi pilar utama kepemimpinan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Komitmen ini dibuktikan secara nyata melalui pelepasan delapan siswa-siswi kader NU terpilih yang berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Tiongkok. Acara pelepasan peserta beasiswa berlangsung […]

expand_less