LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers
- account_circle Harian NU
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

LP Ma’arif Jawa Tengah Inisiasi Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers
Wuhan – Upaya peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia terus diperkuat melalui kerja sama internasional. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah menginisiasi kegiatan Training Program for Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Teachers yang diselenggarakan di Central China Normal University (CCNU), Wuhan, Tiongkok.
Program pelatihan ini diikuti oleh para guru dan dosen dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang memiliki latar belakang bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengintegrasikan pendekatan STEM ke dalam proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi.
Ketua PWNU Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. “Penguasaan pendekatan STEM menjadi sangat penting untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dan dosen mampu mentransformasikan pembelajaran di kelas menjadi lebih relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, antara lain pemanfaatan AI, pengembangan kurikulum berbasis STEM dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, peserta juga berkesempatan melakukan observasi langsung terhadap sistem pendidikan dan fasilitas pembelajaran di Central China Normal University yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di bidang pendidikan guru di Wuhan, China.
Sekertaris dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah, Muhammad Ahsanul Husna menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring global lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama. “Kolaborasi internasional seperti ini penting untuk membuka wawasan dan memperkaya praktik pendidikan kita di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi Ma’arif,” jelasnya.
Salah satu peserta mengungkapkan antusiasmenya mengikuti program ini. Ia menilai pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis proyek. “Kami mendapatkan banyak insight terkait bagaimana mengintegrasikan sains, teknologi, engineering, dan matematika dalam satu kesatuan pembelajaran yang aplikatif,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam pengembangan pendidikan STEM di Jawa Tengah. Transfer pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan di Wuhan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendorong lahirnya inovasi di bidang pendidikan sains dan teknologi di Indonesia.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen PWNU dan Ma’arif Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang unggul, berdaya saing global, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
- Penulis: Harian NU
